Padang – Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Andalas Timur, Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur, pada Rabu pagi (25/2/2026), memicu respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Insiden ini mengakibatkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp800 juta dan berdampak pada beberapa keluarga.
Fokus utama saat ini adalah investigasi mendalam untuk menentukan penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, pemerintah kota berupaya memastikan penyaluran bantuan yang efektif bagi para korban yang terdampak langsung oleh musibah ini.
Menurut laporan, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang menerima informasi mengenai kebakaran tersebut pada pukul 09.43 WIB. Unit pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi kejadian dan tiba dalam waktu empat menit, yaitu pada pukul 09.47 WIB. Penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 10.35 WIB.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budi Payan, mengapresiasi respons cepat yang ditunjukkan oleh petugas setelah menerima laporan dari warga. “Kami menerima laporan pukul 09.43 WIB dan langsung memberangkatkan unit. Petugas tiba di lokasi empat menit kemudian,” ujar Budi Payan, menekankan pentingnya kecepatan dalam penanganan kebakaran.
Kebakaran ini menghanguskan satu rumah hunian dan tiga petak rumah kontrakan, dengan total area yang terdampak mencapai sekitar 500 meter persegi. Akibatnya, empat kepala keluarga yang terdiri dari 14 jiwa kehilangan tempat tinggal. Meskipun tidak ada laporan mengenai korban luka atau jiwa, satu unit rumah dan tiga petak kontrakan mengalami kerusakan berat, serta satu unit sepeda motor mengalami kerusakan ringan.
Budi Payan menyoroti tantangan yang dihadapi dalam pemadaman api akibat lokasi kebakaran yang berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang sempit. “Lokasi padat perumahan dan akses jalan sempit. Kondisi ini berpotensi memperluas kebakaran,” kata Budi Payan, menggambarkan kesulitan yang dihadapi petugas di lapangan.
Meskipun demikian, berkat upaya heroik petugas pemadam kebakaran, lima bangunan rumah hunian dan satu toko bangunan berhasil diselamatkan dari jilatan api. Nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp5 miliar. Dalam operasi pemadaman ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan enam unit armada dengan 80 personel dari Pos 1 yang berjarak sekitar empat kilometer dari lokasi kejadian.
Penanganan kebakaran ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Damkar Kota Padang, Kelurahan Andalas, Satpol PP, PMI, PLN, kepolisian, serta TNI. Saksi mata bernama Eng Sulfa menuturkan bahwa ia melihat percikan api dan asap yang berasal dari salah satu rumah dan segera menghubungi Damkar Kota Padang untuk melaporkan kejadian tersebut.
Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Budi Payan menegaskan, “Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.”







