www.domainesia.com
News

Bimtek Bersama BPBD Padang Rampungkan, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lapas Padang

60
×

Bimtek Bersama BPBD Padang Rampungkan, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lapas Padang

Sebarkan artikel ini
bimtek-bersama-bpbd-padang-rampung,-perkuat-lapas-padang-dalam-kesiapsiagaan-bencana
Bimtek Bersama BPBD Padang Rampung, Perkuat Lapas Padang dalam Kesiapsiagaan Bencana

Padang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang berupaya meningkatkan kemampuan personelnya dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami, melalui bimbingan teknis (bimtek) yang diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang. Kegiatan yang dilaksanakan hingga Sabtu, 14 Februari 2026, ini difokuskan pada peningkatan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam situasi darurat.

Fokus utama dari bimtek ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada petugas Lapas agar dapat bertindak efektif saat terjadi bencana. Tiga petugas Lapas Padang mengikuti secara aktif seluruh rangkaian kegiatan, yang meliputi pemaparan materi tentang mitigasi dan manajemen risiko bencana, serta praktik lapangan berupa simulasi evakuasi tsunami. Simulasi tersebut dirancang untuk menguji kemampuan personel dalam merespons peringatan dini dan mengevakuasi diri ke zona aman.

Simulasi evakuasi melibatkan pergerakan dari lokasi kegiatan di Hotel Padang menuju zona aman tsunami yang terletak di depan SPBU Sawahan. Para peserta menjalankan skenario evakuasi sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, mulai dari respons terhadap peringatan dini hingga mencapai area aman dalam waktu yang telah ditentukan. Latihan ini bertujuan untuk melatih respons cepat, koordinasi tim yang efektif, dan pemahaman yang baik mengenai jalur evakuasi yang harus ditempuh.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Padang, Deni Harzandy, S.Sos, menjelaskan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam upaya pengurangan risiko bencana. “Melalui bimbingan teknis ini, kami berharap setiap instansi, termasuk Lapas Padang, memiliki personel yang terlatih dan mampu menjadi penggerak kesiapsiagaan di lingkungan kerjanya. Simulasi evakuasi ini penting agar ketika terjadi bencana sesungguhnya, tidak ada kepanikan dan semua sudah memahami peran masing-masing,” ujar Deni Harzandy pada Sabtu (14/2/2026).

Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Padang, Yandri Pramana Putra, SH., MH., yang mewakili Kalapas Padang, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin dengan BPBD Kota Padang dalam penyelenggaraan bimtek ini. Ia menekankan bahwa pembekalan ini sangat penting mengingat lokasi Lapas Padang yang berada di wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap gempa bumi dan tsunami. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Tiga petugas yang mengikuti bimtek akan menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan dan mengimplementasikan pengetahuan kebencanaan di lingkungan Lapas Padang. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat sistem kesiapsiagaan demi keselamatan seluruh petugas dan warga binaan,” ungkapnya.

Dengan adanya bimtek ini, Lapas Padang menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan seluruh penghuni lapas. Diharapkan, sinergi antara Lapas Padang dan BPBD Kota Padang akan terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan yang lebih tangguh terhadap potensi bencana di masa mendatang.