www.domainesia.com
News

BPBD Padang Selamatkan Ibu Hamil dari Banjir Dadok Tunggu Hitam

12
×

BPBD Padang Selamatkan Ibu Hamil dari Banjir Dadok Tunggu Hitam

Sebarkan artikel ini
bpbd-padang-evakuasi-ibu-hamil-terjebak-banjir-di-dadok-tunggu-hitam
BPBD Padang Evakuasi Ibu Hamil Terjebak Banjir di Dadok Tunggu Hitam

Padang – Evakuasi dramatis sebuah keluarga yang terjebak banjir di kawasan Dadok Tunggu Hitam, Kota Padang, berhasil dilakukan oleh tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, dan warga setempat pada Jumat (21/11/2025). Operasi penyelamatan ini menyoroti pentingnya respons cepat dan koordinasi efektif dalam menghadapi bencana alam, terutama karena salah satu anggota keluarga yang dievakuasi adalah seorang ibu hamil.

Curah hujan tinggi yang terus mengguyur Kota Padang sejak pagi hari menjadi penyebab utama banjir yang melanda Gang Babussalam 1, Jalan DPR Ujung, Kelurahan Dadok Tunggu Hitam. Ketinggian air mencapai 1,20 meter, mengisolasi rumah warga dan membuat keluarga tersebut tidak dapat keluar. Kondisi ini memicu laporan dari masyarakat yang segera direspon oleh BPBD Kota Padang.

Sebagai tanggapan cepat terhadap laporan warga, BPBD Kota Padang mengerahkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) yang dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) dan Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD. Enam personel TRC PB diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menekankan bahwa prioritas utama adalah mengevakuasi ibu hamil tersebut dengan aman. Hendri Zulviton menjelaskan, tingginya genangan air menjadi perhatian utama dalam proses evakuasi. “Kondisi air cukup tinggi sehingga diperlukan langkah cepat untuk mengevakuasi warga yang sedang hamil,” ujarnya.

Selain mengerahkan personel dan peralatan, BPBD Kota Padang juga menjalin koordinasi dengan Basarnas serta melibatkan partisipasi aktif dari warga sekitar. Sinergi antara berbagai elemen ini terbukti krusial dalam mempercepat dan mengefektifkan proses penyelamatan.

Hendri Zulviton juga menyoroti pentingnya koordinasi dalam penanganan bencana. “Kami bergerak cepat memastikan evakuasi berjalan aman dan terkoordinasi,” kata Hendri Zulviton.

Setelah berhasil dievakuasi dari rumah mereka yang terendam banjir, keluarga tersebut dibawa ke tempat yang lebih aman dan diserahkan kepada sanak saudara mereka. Hendri memastikan bahwa seluruh proses evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa.

Meskipun evakuasi telah berhasil dilakukan, petugas di lapangan masih melakukan pendataan terhadap dampak material yang ditimbulkan oleh banjir. Hendri Zulviton menambahkan, “Kami terus memantau kondisi lapangan dan mengimbau warga tetap waspada.”

BPBD Kota Padang bersama Basarnas dan masyarakat terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi terjadinya genangan susulan. Mengingat kawasan tersebut merupakan daerah yang rentan terhadap banjir, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko dan dampak bencana di masa mendatang.