Padang – Komisi III DPRD Sumatera Barat kini menempatkan penguatan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai agenda prioritas dalam merespons dinamika ekonomi nasional yang cenderung melambat. Fokus utama dewan diarahkan pada pengawalan intensif terhadap berbagai inisiatif strategis Pemerintah Provinsi, khususnya yang berkaitan dengan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menjaga stabilitas ekonomi di wilayah tersebut.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumbar Mochklasin mengatakan, pihaknya tengah memberikan atensi mendalam terhadap upaya penggalian potensi pendapatan di berbagai sektor. Langkah ini dinilai krusial sebagai instrumen untuk memastikan bahwa seluruh agenda pembangunan daerah tetap dapat terealisasi secara optimal, meskipun saat ini kondisi ekonomi nasional sedang berada di bawah tekanan.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumbar Mochklasin mengatakan, penguatan PAD menjadi langkah vital dalam menjaga keberlangsungan pembangunan. ‘Penguatan PAD menjadi prioritas utama agar pembangunan daerah tetap berjalan maksimal meski kondisi ekonomi nasional sedang menghadapi tantangan,’ ujarnya.
Sebagai wujud komitmen dalam menjaga ketahanan fiskal daerah, DPRD Sumatera Barat menegaskan akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara konsisten. Selain itu, dukungan kebijakan akan terus diberikan untuk memastikan bahwa target pendapatan yang telah ditetapkan dapat tercapai secara efektif dan efisien, sehingga keberlangsungan pembangunan di Sumatera Barat tetap terjaga dengan baik.







