News

Fadly Ajak IFC Kembangkan Fashion Padang, Dukung Target UNESCO

53
×

Fadly Ajak IFC Kembangkan Fashion Padang, Dukung Target UNESCO

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-gandeng-ifc-perkuat-industri-fashion-menuju-kota-gastronomi-unesco
Pemko Padang Gandeng IFC Perkuat Industri Fashion Menuju Kota Gastronomi UNESCO

Padang – Wali Kota Padang Fadly Amran meminta Indonesia Fashion Chamber (IFC) memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan industri fashion berbasis ekonomi kreatif. Ia menilai langkah itu penting untuk mendukung upaya Padang menuju pengakuan UNESCO sebagai Creative City of Gastronomy.

Seruan itu disampaikan Fadly saat menghadiri Gala Dinner dan Ramah Tamah Member IFC di Rumah Gadang Baiturrahmah, Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian National Boarding Meeting dan Inauguration Show IFC New Member.

Acara itu dihadiri Ketua Dekranasda Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang Ferry Erviyan Rinaldy, Ketua IFC Lenny Agustin Ernawati, dewan penasihat, serta anggota IFC dari berbagai provinsi.

Fadly mengapresiasi IFC yang memilih Kota Padang sebagai tuan rumah kegiatan pada 19 hingga 21 Juli 2026. Ia berharap seluruh rangkaian agenda itu memberi kesan positif bagi para tamu yang datang dari berbagai daerah.

“Terima kasih atas kehadiran Bapak-Ibu dari IFC yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia ke Kota Padang. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan ini memberikan kesan yang baik kepada Bapak-Ibu,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Padang kini tengah mempersiapkan diri menjadi Creative City of Gastronomy UNESCO. Menurutnya, penguatan potensi kuliner yang selama ini sudah dikenal luas perlu berjalan seiring dengan pengembangan sektor ekonomi kreatif lain, termasuk fashion.

“Kami menargetkan Padang menjadi Kota Gastronomi Dunia. Untuk mewujudkan hal ini seluruh potensi harus digerakkan, tidak hanya kuliner, seluruh aspek ekonomi kreatif, termasuk dunia fashion, harus terus dikembangkan,” kata Fadly.

Fadly menambahkan, pemerintah kota juga sedang menyiapkan sejumlah agenda berskala nasional dan internasional. Salah satunya Padang International Fashion Summit yang diharapkan dapat menarik peserta dari berbagai negara.

Karena itu, ia meminta dukungan IFC agar agenda tersebut bisa terwujud. “Kami sangat berharap dukungan, masukan, dan kolaborasi dari IFC agar cita-cita menghadirkan Padang International Fashion Summit dapat terwujud. Kami ingin Kota Padang menjadi salah satu panggung fashion yang diperhitungkan di Indonesia,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua IFC Lenny Agustin Ernawati menyatakan dukungannya terhadap komitmen Pemko Padang dalam mengembangkan industri fashion berbasis budaya. Ia menilai Padang memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat fashion di Indonesia yang mampu menembus pasar internasional.

“Kami berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang untuk bersama-sama memajukan industri fashion berbasis budaya, termasuk memanfaatkan kekayaan arsitektur dan nilai budaya yang dimiliki Rumah Gadang Baiturrahmah. Kekayaan seperti ini sangat sayang jika tidak terus diangkat dan diwujudkan dalam karya-karya fashion modern,” ujar Lenny.

Melalui kerja sama itu, Pemko Padang dan IFC berharap industri fashion lokal tumbuh lebih cepat. Keduanya juga ingin kekayaan budaya Minangkabau makin dikenal di tingkat internasional sekaligus memperkuat posisi Padang sebagai pusat ekonomi kreatif yang mendukung terwujudnya Kota Gastronomi Dunia.