Padang – Pengurus Cabang Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Padang periode 2025-2029 resmi dilantik di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumatera Barat, Minggu (3/5/2026). Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet tenis meja di Kota Padang sejak usia dini.
Wali Kota Padang Fadly Amran hadir dalam kegiatan itu dan menyampaikan dukungan kepada pengurus yang baru. Ia menekankan pentingnya kerja yang solid, disiplin, dan terarah agar pembinaan tenis meja di daerah semakin berkembang.
Pelantikan dipimpin Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PTMSI Sumbar, Gustami Hidayat. Adib Alfikri didapuk sebagai ketua umum, dengan Ahmad Hidayat sebagai sekretaris umum dan Suyono sebagai bendahara umum.
Rangkaian pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan dan penyerahan bendera pataka PTMSI. Prosesi itu sekaligus menandai resmi berpindahnya amanah organisasi kepada jajaran pengurus yang baru.
Sejumlah tokoh daerah juga hadir dalam acara tersebut. Di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi yang juga menjadi dewan penasehat Pengcab PTMSI Kota Padang, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion sebagai dewan pembina, Sekretaris Umum KONI Kota Padang Tri Putra Junaidi Nast, serta para pegiat tenis meja di Kota Padang.
Fadly yang juga pelindung Pengcab PTMSI Kota Padang mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan prestasi dan ikut mendukung target Kota Padang meraih juara umum Porprov Sumbar XVI 2026.
“Semoga Pengcab PTMSI Kota Padang yang baru mampu meningkatkan pembinaan dan prestasi, sekaligus berkontribusi terhadap target Kota Padang meraih juara umum Porprov Sumbar XVI 2026,” ujar Fadly.
Selain soal pembinaan organisasi, Fadly juga menyoroti pentingnya dukungan fasilitas olahraga. Ia mendorong hadirnya program satu meja tenis di setiap SMP di Kota Padang agar akses latihan semakin luas dan pencarian bibit atlet bisa dimulai lebih awal.
“Kami berharap program ini mampu menjangkau lebih banyak pelajar sekaligus melahirkan bibit atlet tenis meja berprestasi sejak dini, yang juga sejalan dengan Progul Padang Juara dan visi Kota Padang sebagai kota sehat,” tambahnya.
Sementara itu, Gustami Hidayat menilai tenis meja bukan semata cabang olahraga prestasi. Menurut dia, olahraga ini juga bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh dan melatih konsentrasi, termasuk bagi kalangan eksekutif yang membutuhkan fokus tinggi dalam aktivitas sehari-hari.







