Padang – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan olahraga gimnastik di Sumatera Barat dengan melakukan inventarisasi Barang Milik Negara (BMN) yang akan dihibahkan kepada Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Sumbar. Tim dari Kemenpora mengunjungi Padang pada Kamis, 13 Februari 2026, untuk menindaklanjuti proses hibah peralatan yang sebelumnya digunakan dalam Gymnastic World Championship Artistics 2025.
Kunjungan ini dipimpin oleh Sekretaris Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora RI, Agustin Rien Ariyanti, yang didampingi oleh Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Muda, Hesty Lesniar, dan Analis Anggaran Ahli Muda, Hermina Purbasari. Kehadiran tim Kemenpora ini menjadi angin segar bagi dunia gimnastik Sumbar, yang terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan atlet.
Ketua Umum FGI Sumbar, Sepris Yonaldi, bersama dengan Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sumbar, Tomy Rhomin Dharu, menyambut langsung kedatangan tim Kemenpora. Turut hadir pula pelatih putra, Sutrisno, dan pelatih putri, Khairan Bashar, yang akan memegang tanggung jawab dalam pemanfaatan peralatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan atlet.
Fokus utama dari kunjungan ini adalah verifikasi fisik terhadap bantuan berupa satu set alat palang sejajar (parallel bars). Peralatan ini memiliki nilai historis karena sebelumnya telah digunakan dalam ajang World Artistic Gymnastics Championships yang diselenggarakan di Jakarta pada tahun 2025. Peralatan tersebut merupakan bantuan dari PB FGI dan saat ini sedang dalam proses hibah kepada FGI Sumbar melalui mekanisme inventarisasi BMN.
Sekretaris Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora RI, Agustin Rien Ariyanti, menekankan pentingnya proses inventarisasi ini sebagai bagian dari pengelolaan aset negara yang akuntabel. “Proses ini penting untuk menjamin bahwa hibah BMN benar-benar sesuai prosedur dan tepat sasaran. Kami ingin memastikan peralatan yang sebelumnya digunakan pada kejuaraan dunia ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembinaan atlet di daerah,” ujar Agustin di sela-sela kegiatan pengecekan, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan olahraga di daerah.
Ketua Umum FGI Sumbar, Sepris Yonaldi, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah pusat. Ia meyakini bahwa bantuan peralatan berstandar internasional ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi para atlet dan pelatih di Sumatera Barat. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan fasilitas yang pernah digunakan di ajang dunia, kualitas latihan atlet tentu akan meningkat. Ini menjadi dorongan bagi FGI Sumbar untuk terus mencetak prestasi di tingkat nasional,” kata Sepris, menggambarkan optimisme dan semangat baru yang muncul berkat dukungan ini.
Dengan adanya tambahan sarana latihan yang berkualitas, FGI Sumbar semakin percaya diri dalam meningkatkan pembinaan atlet untuk menghadapi berbagai kejuaraan yang akan datang. Diharapkan, fasilitas yang memadai ini akan menjadi katalisator bagi atlet-atlet gimnastik Sumatera Barat untuk meraih prestasi yang lebih gemilang, baik di tingkat nasional maupun internasional, mengharumkan nama daerah dan bangsa.







