News

FORKI Sumbar Siapkan Atlet, Gelar TC Berjalan, Bidik Kejurnas Karate 2026

154
×

FORKI Sumbar Siapkan Atlet, Gelar TC Berjalan, Bidik Kejurnas Karate 2026

Sebarkan artikel ini
forki-sumbar-helat-tc-berjalan,-target-podium-di-kejurnas-karate-2026
FORKI Sumbar Helat TC Berjalan, Target Podium di Kejurnas Karate 2026

Padang – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumatera Barat (Sumbar) mulai memfokuskan diri pada persiapan intensif atlet-atlet terbaiknya dalam menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate 2026. Sebagai langkah strategis, FORKI Sumbar secara resmi meluncurkan program training center (TC) berjalan, sebagai bagian dari persiapan menuju Kejurnas yang akan diselenggarakan di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada tanggal 10 hingga 14 Mei 2026.

Momentum pembukaan TC ini diselenggarakan bersamaan dengan acara buka puasa bersama di Padang pada hari Minggu (1/3/2026), yang diharapkan dapat meningkatkan motivasi para atlet untuk mencapai prestasi tertinggi.

Ketua I Pengprov FORKI Sumbar, Prof. Emrizal, yang mewakili Ketua Pengprov FORKI Sumbar, Khairuddin Simanjuntak, dalam sambutannya saat membuka TC Berjalan, menekankan pentingnya memiliki tekad dan mental juara bagi setiap atlet. Ia menyatakan bahwa dukungan penuh dari pengurus harus sejalan dengan pencapaian yang optimal. “Dukungan yang besar yang disiapkan pengurus harus dibalas dengan hasil yang maksimal. Kalau tekad dalam diri ingin jadi juara, pasti bisa juara. Sebaliknya kalau tidak ingin juara, walau bagaimana pun caranya tidak akan juara. Target kita pulang ke Sumbar membawa medali,” tegasnya.

Prof. Emrizal juga mengingatkan bahwa Kejurnas kali ini akan menjadi ajang yang sangat kompetitif, bahkan lebih menantang dari PON, mengingat jumlah peserta yang lebih banyak dari seluruh provinsi. Oleh karena itu, persiapan yang matang menjadi kunci utama untuk meraih hasil yang diharapkan.

Staf Khusus FORKI Sumbar, Sihan Alvira, menambahkan bahwa seluruh atlet yang telah terpilih harus memulai persiapan dari awal lagi, tanpa terlena dengan keberhasilan sebelumnya. “Hari ini kalian nol kembali. Keberhasilan sebelumnya adalah masa lalu. Jangan terlena. Sebanyak 28 atlet dipanggil, tetapi tidak ada jaminan semuanya berangkat. Semua tergantung kesiapan dan komitmen atlet,” tegas Alvira.

Alvira, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum I KONI Sumbar, menjelaskan bahwa evaluasi fisik akan menjadi faktor penentu dalam proses seleksi atlet. “Fisik yang tidak sesuai standar nasional, coret saja. PON Beladiri kemarin cukup menjadi pelajaran berharga. Baru kali ini hasilnya zonk,” katanya.

Guna mendukung persiapan tim secara optimal, pengurus telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 juta. Alvira berharap dukungan finansial ini dapat memacu atlet untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Sumatera Barat. “Berikan hasil yang memuaskan. Jangan berlindung di balik perguruan. Target kita bukan hanya nasional, tapi ke depan bisa menembus level internasional,” tegasnya.

Senada dengan Alvira, Staf Khusus FORKI Sumbar lainnya, Sihan Firbaus Ilyas, menekankan pentingnya kesiapan total dari para atlet. “FORKI terus mengirim atlet ke Kejurnas. Atlet harus menjawabnya dengan prestasi. Kalau tidak siap, mundur saja. Jangan kecewa kalau ada pengurangan,” ujarnya.

Sekretaris Umum FORKI Sumbar, Nanda Edya Putra, mengingatkan para atlet untuk memprioritaskan kepentingan Sumatera Barat di atas segalanya. “Berjuang membumi membela Provinsi Sumbar. Ini akan berlanjut menjadi database atlet binaan KONI Sumbar. Prioritaskan Sumbar dulu, baru PB. Kalau berangkat seleksi PB dan menomor duakan FORKI Sumbar, otomatis akan dicoret,” tegasnya.

TC berjalan akan dilaksanakan hingga usai Lebaran, dengan jadwal latihan tiga kali seminggu selama bulan Ramadan di Universitas Negeri Padang (UNP) dan GOR Beladiri. Setelah Lebaran, akan diadakan tes fisik untuk menentukan atlet yang lolos mengikuti TC penuh hingga keberangkatan ke Jawa Barat. Nanda Edya Putra menutup dengan menyatakan, “Target kita jelas, meraih podium di Kejurnas. Atlet harus konsisten dan komit dalam menjalani latihan.”

Pembukaan TC tersebut dihadiri oleh sejumlah pengurus FORKI Sumbar, termasuk Wakil Ketua Umum Prof. Emrizal, Staf Khusus Sihan Alvira, Sihan Firbaus Ilyas, Sihan Januardi, Sihan Mazhar Putra, Sekum Nanda Edya Putra, Kabid Binpres Kombes Susilawati beserta tim, Kabid Kepelatihan Romi Mandela bersama tim pelatih, Kabid Organisasi Andi Kurniawan, Kabid Sarpras Rifendri beserta tim, serta pengurus lainnya.

Sebanyak 28 atlet telah dipanggil untuk mengikuti TC berjalan berdasarkan Surat Nomor 064/Forki.SB/II/2026 tentang Pemanggilan Atlet dan Pelatih. Daftar atlet yang dipanggil adalah: Muhammad Yazid (INKANAS), Fajar Rizki (INKADO), Keyza Fariza Nazwa (INKANAS), Azzura Ramadhani Lexem (INKANAS), Diva Miftahul Jannah (INKADO), Zaimah Azkadina Irsal (INKANAS), Excel Van Rubi (INKADO), Avian Yoga Pratama (LEMKA RI), Rafazico Alpadel (INKAI), Kalvino Octanayre (INKANAS), Vanesya Putri Ramadhani (INKADO), Sayra Giza Humaira (LEMKA RI), Bunga Cinta Kirani (INKAI), Ziyyad Alpadel (INKAI), Gema Awal Ramadhan (INKANAS), Aulia Safitri (INKANAS), Zahratus Syifa (LEMKA RI), Puti Nurul Atillah (INKANAS), Chelshe Lexem (INKANAS), Bilva Marimbi (INKADO), Martinus Aribowo (INKANAS), Aditya Ramadhan (INKADO), Daenk Rafricen (LEMKA RI), Evin Mailisra (LEMKA RI), Farhan Al Amin (INKANAS), Yoga Arisandi (INKANAS), Daslim Manorag (INKANAS), dan Aulia Delfa (INKAI).

Pengprov FORKI Sumbar menegaskan bahwa hanya atlet yang memenuhi standar evaluasi teknis dan fisik yang akan diberangkatkan ke Kejurnas di Jawa Barat pada bulan Mei mendatang, memastikan hanya yang terbaik yang akan mewakili daerah.