Padang – Iqbal Saputra, seorang atlet marathon kebanggaan Sumatera Barat, tengah mempersiapkan diri untuk berlaga dalam ajang Tokyo Marathon yang akan diselenggarakan di Tokyo, Jepang, pada hari Minggu, 1 Maret 2025. Partisipasi Iqbal dalam kompetisi lari marathon internasional ini dipandang sebagai peluang berharga untuk menguji kemampuannya sekaligus berupaya meningkatkan catatan waktu terbaiknya dalam kategori marathon sejauh 42,195 kilometer.
Sebelumnya, Iqbal telah mencatatkan waktu 2 jam 28 menit 08 detik pada Sydney Marathon. Catatan waktu tersebut menjadi sumber motivasi untuk mencapai hasil yang lebih optimal di Tokyo. Iqbal menargetkan untuk melampaui catatan waktu sebelumnya dan mencapai waktu yang lebih kompetitif. Iqbal mengatakan sebelum keberangkatannya, dirinya ingin membuktikan diri. “Saya ingin membuktikan diri bisa lebih baik dari catatan waktu di Sydney. Target utama tentu memperbaiki personal best dan menembus waktu yang lebih kompetitif,” ujarnya.
Atlet kelahiran Sawahlunto pada tahun 1999, yang saat ini mewakili Kota Padang, menyadari bahwa persaingan di Tokyo Marathon akan berlangsung sangat ketat. Sejumlah pelari elite dunia diperkirakan akan turut serta dalam kompetisi tersebut. Selain Iqbal, pelari nasional Agus Prayogo dan dua atlet dari tim ASICS juga akan mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi ini.
Meskipun menyadari beratnya persaingan untuk meraih podium, Iqbal menegaskan bahwa fokus utamanya adalah meningkatkan performa pribadi. Ia melihat ajang ini sebagai persiapan penting menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Iqbal menambahkan bahwa dirinya akan fokus pada peningkatan performa. “Peluang juara memang berat karena atlet elite dunia pasti mendominasi. Tapi saya fokus pada peningkatan performa sendiri. Ini jadi tolok ukur penting dalam persiapan jangka panjang menuju PON 2028,” tambahnya.
Keberangkatan Iqbal didukung oleh sponsor Pocari Sweat, dan ia juga dikenal sebagai brand ambassador ASICS dan Pocari Sweat. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kesiapannya dalam menghadapi kompetisi di tingkat internasional.
Andri, pelatih Iqbal, menyatakan bahwa partisipasi dalam Tokyo Marathon merupakan langkah strategis dalam pembinaan atlet. Menurutnya, pengalaman bertanding di kompetisi kelas dunia sangat penting untuk membangun mental, strategi lomba, dan daya tahan dalam menghadapi tekanan persaingan. Andri menuturkan bahwa target realistis mereka adalah perbaikan waktu. “Target realistis kami adalah perbaikan waktu. Kalau bisa mendekati atau bahkan menembus di bawah 2 jam 27 menit, itu sudah progres sangat baik. Ajang ini sekaligus evaluasi program latihan menuju PON 2028,” ujar Andri.
Sebagai atlet binaan Kota Padang dan KONI Sumbar, Iqbal diharapkan dapat mengharumkan nama Sumatera Barat di kancah nasional maupun internasional. Partisipasinya di Tokyo Marathon 2025 menjadi tolok ukur penting bagi kesiapannya dalam menghadapi agenda olahraga nasional empat tahun mendatang, dengan target utama memperbaiki catatan waktu terbaiknya, sekaligus menjadi ajang evaluasi untuk melihat sejauh mana program latihan yang telah dijalani selama ini efektif dalam meningkatkan performanya.







