Padang – Mantan karateka andalan Sumatera Barat era 1990-an, Kandris Asrin, kini menekuni peran baru sebagai pelatih paramotor dalam program pemusatan latihan daerah atau pelatda menuju PON NTT-NTB 2028. Di Pantai Parkit, Air Tawar, Padang, Minggu (21/6/2026), pria 61 tahun itu tampak mendampingi dua atlet yang disiapkan untuk tampil di ajang tersebut.
Kandris memimpin pembinaan dua atlet paramotor daerah dengan harapan mereka bisa tampil optimal dan membawa hasil terbaik pada PON 2028. Sebelum terjun ke dunia kepelatihan paramotor pada 2018, ia lebih dulu mencatat prestasi sebagai atlet nasional dengan meraih dua gelar juara, masing-masing di Lampung dan Banten.
Nama Kandris sudah lama dikenal di dunia olahraga Sumbar. Selain pernah menjadi karateka andalan daerah, ia juga aktif di sektor pengembang perumahan. Di luar itu, ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting olahraga dirgantara Indonesia.
Perjalanan Kandris dari karate ke paramotor menjadi bagian menarik dalam karier olahraganya. Paramotor merupakan cabang olahraga yang memadukan parasut, mesin, dan baling-baling yang dipasang di punggung penerbang. Olahraga ini kerap dianggap ekstrem karena menuntut keberanian tinggi.
Kandris menilai paramotor memiliki peluang besar untuk menyumbang medali bagi Sumatera Barat di level nasional.







