www.domainesia.com
News

Kodrat Sumbar Perkuat Pembinaan, Bidik Emas Porprov-PON 2028

3
×

Kodrat Sumbar Perkuat Pembinaan, Bidik Emas Porprov-PON 2028

Sebarkan artikel ini
rakor-terbatas-kodrat-sumbar-serius-hadapi-agenda-porprov-dan-target-emas-pon-2028
Rakor Terbatas Kodrat Sumbar Serius Hadapi Agenda Porprov dan Target Emas PON 2028

Batusangkar – Pengurus Provinsi Komite Olahraga Bela Diri Tarung Derajat (Kodrat) Sumatera Barat mulai memetakan pembinaan atlet untuk menghadapi agenda olahraga daerah hingga nasional. Langkah itu ditegaskan dalam rapat koordinasi terbatas di Hotel Emersia, Batusangkar, Sabtu (18/4/2026), yang menitikberatkan pada pembenahan organisasi, penguatan pelatih, dan pembagian wilayah binaan.

Dalam rapat tersebut, pembinaan dibagi ke dalam tiga zona, yakni timur, barat, dan selatan. Zona timur meliputi Kabupaten Dharmasraya, Sijunjung, Solok Selatan, Solok, Kota Solok, serta Kabupaten Tanah Datar sebagai tuan rumah kegiatan.

Ketua Harian Pengprov Kodrat Sumbar, Prof. Alnedral, mengatakan rapat koordinasi itu diarahkan untuk memperkuat organisasi dan sistem latihan agar lahir atlet yang mampu bersaing.

“Rakor ini menjadi langkah strategis untuk membenahi organisasi dan perguruan. Kita ingin memastikan atlet terbaik dapat dipersiapkan dan diikutsertakan dalam Porprov hingga ke level nasional,” ujarnya.

Alnedral menambahkan, pihaknya sedang menyiapkan program unggulan sebagai dasar peningkatan prestasi. Sasaran utama organisasi itu adalah meraih tiga medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB-NTT.

Kegiatan tersebut dihadiri para ketua pengcab yang juga menjadi pelatih utama, Ketua Majelis Sabuk Hitam, serta para pembina. Dengan mengusung motto “Optimalisasi Peran Pengcab dan Pelatih dalam Menghadapi Agenda Kompetisi Daerah”, rapat itu diharapkan memperkuat kerja sama antarstruktur organisasi.

Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, yang membuka kegiatan itu, mengapresiasi semangat insan Kodrat Sumbar. Ia menilai sinergi antara pengprov, pengcab, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci menghadapi tantangan prestasi ke depan.

“Semangat Kodrat Sumbar luar biasa. Kolaborasi antara pengprov, pengcab, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan dan meraih prestasi ke depan,” kata Hamdanus.

Ia juga menegaskan target besar Sumatera Barat pada PON 2028, yakni menembus 10 besar nasional dengan raihan 20 medali emas. Menurut dia, target itu harus dimulai dari Porprov.

“Target ini harus dimulai dari Porprov. Kalau ada yang ragu dengan target, berarti belum serius dalam pembinaan olahraga,” tegasnya.

Hamdanus turut menekankan pentingnya peran satuan latihan atau satlat sebagai ujung tombak pembinaan atlet. Ia menyebut keberhasilan pembinaan tidak hanya bergantung pada pengurus pusat atau provinsi.

“Bukan PB atau pengprov yang hebat, tapi satlat yang bekerja nyata di lapangan. Pengcab juga harus membangun komunikasi yang baik dengan KONI, DPRD, dan kepala daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Porprov XVI Sumbar 2026, Dr. Septri, menyebut ajang tersebut sebagai titik kebangkitan olahraga Sumbar setelah vakum delapan tahun.

“Porprov ini adalah momentum kebangkitan olahraga Sumbar. Kita ingin melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa bersaing di Babak Kualifikasi PON, Porwil 2027, hingga PON 2028,” ujar Septri.

Ia memastikan KONI Sumbar juga memberi dukungan pendanaan untuk pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga, termasuk Tarung Derajat.

Porprov XVI Sumatera Barat akan berlangsung pada 2-14 Oktober 2026. Kabupaten Padang Pariaman akan menjadi tuan rumah cabang tarung derajat. Ajang ini diharapkan menjadi pijakan awal menuju prestasi tertinggi di level nasional.