Padang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang melalui Komisi IV mengadakan rapat koordinasi bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Padang, membahas persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2026. Rapat tersebut berlangsung di Gedung DPRD Kota Padang, Sungai Sapih Kuranji, pada hari Senin (2/2/2026).
Fokus utama rapat adalah evaluasi proposal anggaran yang diajukan oleh KONI Padang untuk Porprov 2026. Anggota Komisi IV DPRD Padang, Khalidi Al Khair, yang akrab disapa “Khalil Caniago,” menyoroti perlunya perincian yang lebih jelas dalam proposal tersebut. Menurutnya, kejelasan mengenai cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan dan jumlah atlet yang berpartisipasi sangat penting untuk memastikan alokasi anggaran yang proporsional dan efektif.
Khalil Caniago menyampaikan kekhawatirannya mengenai kurangnya detail dalam proposal yang diajukan. “Saya melihat dari proposal KONI Padang ini kurang proporsional, sepertinya saya bagaikan membaca ‘Kitab Tak Babarih’. Artinya, tidak tergambar berapa Cabang Olahraga (Cabor) nya dan berapa atletnya,” kritik Khalil Caniago. Ia menambahkan bahwa proposal tersebut seharusnya merinci alokasi anggaran untuk masing-masing cabang olahraga, memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana dana sebesar Rp 29 miliar akan didistribusikan.
Lebih lanjut, Khalil menekankan pentingnya persiapan yang matang dan komprehensif dari KONI Padang dalam menyelenggarakan Porprov. Ia berharap agar KONI Padang dapat menyelenggarakan ajang olahraga dua tahunan ini dengan maksimal, mengingat sudah hampir delapan tahun Porprov tidak dilaksanakan. “Saya yakin, KONI Padang bisa menyusun proposal yang proporsional, karena KONI Padang diisi ketua Cabor yang cukup mumpuni dalam hal itu, di antaranya, Buya Zulhardi,” ucap Khalil, menunjukkan keyakinannya terhadap kemampuan KONI Padang.
Menanggapi kritik dan masukan dari anggota DPRD, Sekretaris Umum (Sekum) KONI Padang, DR Tri Junaidi Putra Nst, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Ia meminta agar Khalil dapat memberikan kesempatan kepada KONI untuk memaparkan proposal secara lebih rinci sebelum memberikan penilaian lebih lanjut. “Sabar sebentar Pak Dewan mendengar paparan saya,” ujar Juned, panggilan akrab Tri Junaidi Putra Nst, menunjukkan kesediaannya untuk menjelaskan lebih lanjut.
Sementara itu, Plt Kadispora Padang, Corry Saidan, menjelaskan bahwa pelaksanaan Porprov telah disepakati pada tanggal 2 Oktober, sesuai dengan hasil rapat koordinasi kepala daerah se-Sumatera Barat. Ia juga menambahkan bahwa anggaran untuk kegiatan ini akan disetujui dalam APBD Perubahan 2026. “Hal ini sesuai dana hibah pelaksanaan Porprov 2026 dengan regulasi Perwako No. 34/2021 tentang Tata Cara Penganggaran, Pelaksanaan Dan Penatausahaan, Pelaporan Dan Pertanggungjawaban Serta Monitoring Dan Evaluasi Pemberian Hibah Dan Bantuan Sosial,” ucap Corry, menjelaskan dasar hukum penganggaran kegiatan tersebut.
Corry Saidan juga menekankan pentingnya menyamakan persepsi dalam mempersiapkan Porprov. Ia berharap KONI Padang segera menyusun proposal pelaksanaan Porprov secara detail dan menjalin komunikasi yang intensif dengan KONI Sumatera Barat. Sebagai tuan rumah bersama, Kota Padang diperkirakan akan menggelar sekitar 20 cabang olahraga dengan perkiraan anggaran sebesar Rp 29 miliar.
Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Buya Iskanda dari Komisi IV DPRD Padang, dan dihadiri oleh sejumlah anggota dewan lainnya, termasuk Erianto Mahmuda dan Rustam Efendi, serta jajaran Plt Kadispora Padang Corry Saidan dan Sekum KONI Padang Tri Junaidi Putra Nst.







