Padang – Rapat Kerja Lembaga Karate-Do Indonesia Pengurus Provinsi Sumatera Barat (Raker Lemkari Pengprov Sumbar) 2026 menjadi momentum awal penyusunan arah organisasi dan pembinaan atlet untuk masa bakti 2026-2030. Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Gedung DPRD Sumbar, Minggu (3/5/2026), berlangsung dengan suasana yang disebut berbeda dari biasanya.
Sekretaris Lemkari Pengprov Sumbar, Daryulisman, SH, M.Ikom, Karateka DAN IV, selaku panitia pelaksana, mengatakan rapat kerja tahun ini mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Organisasi dan Peningkatan Prestasi Atlet Berbasis Pembinaan Terstruktur”.
“Raker juga dilaksanakan di ruang rapat Gedung DPRD Sumbar dan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PB Lemkari, Mayjen TNI Mar (Purn) Bambang Sutrisno, yang diwakili Waketum II PB Lemkari Shihan Letkol Caj, M Arie Marzuki, penyandang DAN 7 Karate,” kata Daryulisman yang akrab disapa Yulman.
Pembukaan kegiatan dihadiri Ketua Pengprov Lemkari Sumbar Nanda Satria, SIp, dan Ketua FORKI Sumbar yang diwakili Staf Khusus Mazar Putra. Hadir pula Ketua Pengprov Lemkari Sumbar periode 2021-2025 Ir. Yozawardi Usama Putra, S.Hut., M.Si., Pembina Budi Erwanto, Staf Khusus Lemkari Sumbar Shihan Firdaus, Sensei Prof Giatman, Ferry Suardi, serta para ketua, sekretaris, dan koordinator teknik Pengcab Lemkari se-Sumatera Barat.
Acara dibuka dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Lemkari. Setelah itu, Tradisi Karate dipimpin Ketua Majelis Sabuk Hitam Lemkari Sumbar, Sensei Agusmardi, B.Ac, Karateka DAN IV.
Setelah laporan ketua panitia, kegiatan berlanjut dengan sambutan Ketua Pengprov Lemkari Sumbar dan Ketua Forki Sumbar. Raker I Pengprov Lemkari Sumbar masa bakti 2026-2030 kemudian dibuka secara resmi oleh Waketum II PB Lemkari, Shihan Arie Marzuki, yang mewakili Ketua Umum PB Lemkari.
Dalam sambutannya, Arie mengajak para sabuk hitam Lemkari menjadikan sumpah karate sebagai pegangan dalam setiap aktivitas perkaratean. Ia menegaskan, para karateka perlu membaca dan memahami sumpah karate agar tetap memegang pembentukan kepribadian, kejujuran, prestasi, sopan santun, dan penguasaan diri.
“Filosofi karate menekankan penghormatan, disiplin, pertahanan diri tanpa serangan pertama, serta pengembangan karakter,” ujarnya.
Untuk kelancaran acara, doa dipimpin Nilam Aljaswan. Setelah itu, peserta berfoto bersama dan beristirahat sejenak.
Sidang pertama Raker Lemkari Sumbar dipimpin Sensei Prof Giatman di bawah kepemimpinan Nanda Satria.
Nanda berharap hasil rapat kerja ini bisa membawa kemajuan bagi organisasi sekaligus meningkatkan prestasi atlet karate Sumatera Barat. “Saya selaku Ketua Pengprov Lemkari Sumbar senang Raker berlangsung dengan semangat persaudaraan yang tinggi,” ujarnya.







