Padang – PT Hutama Karya (Persero) mengintensifkan pemantauan arus lalu lintas di ruas Tol Padang–Sicincin seiring dengan peningkatan volume kendaraan yang signifikan menjelang periode puncak mudik Lebaran 2026. Lonjakan ini menandakan dimulainya pergerakan masyarakat untuk merayakan hari raya Idul Fitri.
Data yang dirilis oleh PT Hutama Karya menunjukkan bahwa pada tanggal 16 Maret 2026, sebanyak 2.289 kendaraan tercatat melintasi Tol Padang–Sicincin. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 21,88 persen jika dibandingkan dengan hari-hari normal di luar periode libur. Kenaikan ini sejalan dengan tren peningkatan mobilitas masyarakat yang juga terpantau di berbagai ruas Jalan Tol Trans Sumatera lainnya.
Peningkatan volume kendaraan di jalan tol ini mulai terasa sejak kebijakan Work From Anywhere (WFA) diberlakukan, yang memungkinkan masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih fleksibel. Secara keseluruhan, Hutama Karya mencatat bahwa sebanyak 138.029 kendaraan telah melintasi seluruh ruas tol yang telah beroperasi di bawah naungannya. Jumlah ini mengalami lonjakan sebesar 55,54 persen dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Lonjakan trafik ini mengindikasikan bahwa masyarakat Sumatera Barat mulai melakukan perjalanan lebih awal untuk mempersiapkan diri menyambut libur Lebaran. Selain ruas Tol Padang–Sicincin, lonjakan trafik juga terpantau di beberapa ruas tol lainnya, seperti Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih yang mengalami kenaikan sebesar 74,88 persen, serta Tol Sigli–Banda Aceh yang mencatat kenaikan signifikan sebesar 155,45 persen.
Menyikapi peningkatan volume lalu lintas ini, Hutama Karya menyatakan komitmennya untuk terus memantau arus lalu lintas secara intensif. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan seluruh pengguna jalan selama periode mudik Lebaran.
Sebagai upaya preventif, Hutama Karya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang. Perencanaan yang baik meliputi pengecekan kondisi kendaraan, memastikan pengemudi dalam kondisi prima, serta mematuhi rambu lalu lintas dan menjaga jarak aman selama berkendara. Pengguna jalan juga diimbau untuk memanfaatkan fasilitas rest area yang tersedia jika merasa lelah selama perjalanan.
Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran melalui berbagai upaya. Upaya tersebut meliputi kesiapan petugas di lapangan, penyediaan fasilitas pendukung yang memadai, serta koordinasi yang erat dengan berbagai pihak terkait. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan perjalanan mudik masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman.
Seiring dengan tren peningkatan trafik yang terus berlanjut, Tol Padang–Sicincin diperkirakan akan terus mengalami lonjakan volume kendaraan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Oleh karena itu, Hutama Karya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk senantiasa berhati-hati dan mematuhi semua peraturan yang berlaku demi keselamatan bersama.







