Padang – Sebanyak 384 calon jamaah haji Kloter 1 Embarkasi Padang resmi diberangkatkan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dari Asrama Haji Tabing, Kamis (23/4/2026). Pelepasan ini menjadi penanda dimulainya keberangkatan jamaah haji asal Sumbar menuju Tanah Suci pada musim haji 1447 H/2026 M.
Mahyeldi mendoakan seluruh jamaah diberi keselamatan, kesehatan, dan kelancaran selama menunaikan ibadah haji. Ia juga menyebut seluruh persiapan keberangkatan telah dilakukan secara matang oleh petugas.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, hari ini kami resmi melepas keberangkatan calon jamaah haji Kloter 1 Embarkasi Padang Tahun 1447 H/2026 M. Semoga Allah SWT melindungi dan memberkahi perjalanan ini,” ujar Mahyeldi.
Kloter pertama ini berasal dari Kota Padang dan dijadwalkan terbang ke Madinah melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Jumat (24/4) dini hari. Mahyeldi mengatakan, proses keberangkatan telah dipersiapkan secara optimal oleh petugas Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Sumbar.
“Alhamdulillah, semua sudah dipersiapkan dengan baik. Insyaallah jamaah akan berangkat sekitar pukul 01.00 atau 02.00 menuju Madinah,” katanya.
Ia juga mengingatkan jamaah agar menjaga kedisiplinan, kekompakan, dan solidaritas selama menjalani rangkaian ibadah. Menurut dia, tiga hal itu menjadi kunci agar pelaksanaan haji berjalan lancar.
“Kita berharap jamaah kita tetap disiplin, kompak, dan solid. Ini penting untuk kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji,” tegasnya.
Selain melepas keberangkatan jamaah, Mahyeldi turut mengapresiasi inovasi layanan berupa kanal WhatsApp informasi dan pengaduan yang disiapkan petugas. Fasilitas itu dinilai mempermudah komunikasi jamaah selama proses pelayanan.
Ia juga menyoroti perhatian khusus bagi jamaah lanjut usia, sejalan dengan tema pelayanan haji tahun ini yang mengusung konsep ramah lansia dan perempuan. Mahyeldi menyebut ada jamaah berusia hingga 85 tahun yang membutuhkan pendampingan lebih.
“Ada jamaah yang usianya sampai 85 tahun. Ini tentu butuh pendampingan dan perhatian khusus dari petugas,” ujarnya.
Kepada petugas haji, Mahyeldi meminta pelayanan maksimal agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan lancar. Ia menilai pelayanan yang baik menjadi dasar bagi penerapan sistem baru ke depan.
“Berikan pelayanan maksimal agar jamaah bisa menjalankan ibadah dengan nyaman dan lancar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Sumbar, M. Rifki, menyampaikan total jamaah Embarkasi Padang tahun 2026 mencapai 5.402 orang. Jumlah itu terdiri atas 3.992 jamaah asal Sumatera Barat dan 1.354 orang dari Bengkulu yang terbagi dalam 14 kloter.
Untuk Kloter 1 asal Kota Padang, rombongan terdiri atas 152 jamaah laki-laki dan 232 jamaah perempuan. Mereka diberangkatkan dari BIM menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 dengan nomor penerbangan GA 3501.
“Jamaah dijadwalkan kembali ke tanah air pada 3 Juli 2026,” pungkasnya.







