www.domainesia.com
News

Menteri PU Percepat Pembangunan Jembatan Permanen Malalak, Alokasikan Rp667 Miliar

98
×

Menteri PU Percepat Pembangunan Jembatan Permanen Malalak, Alokasikan Rp667 Miliar

Sebarkan artikel ini
kementerian-pu-alokasikan-rp667-miliar-perbaiki-jalan-malalak
Kementerian PU Alokasikan Rp667 Miliar Perbaiki Jalan Malalak

Agam – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia menunjukkan keseriusannya dalam menangani dampak bencana hidrometeorologi yang menyebabkan kerusakan parah pada ruas jalan Malalak–Bukittinggi. Menteri PU, Dody Hanggodo, secara langsung melakukan inspeksi mendadak pada hari Rabu (28/1/2026) untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

Sebagai langkah awal, Kementerian PU telah menyelesaikan pemasangan jembatan sementara tipe armco dan bailey. Hal ini dilakukan untuk memulihkan konektivitas yang sempat terputus, sehingga mobilitas masyarakat dan kelancaran arus logistik dapat kembali berjalan normal.

Fokus utama saat ini adalah pembangunan jembatan permanen sebagai pengganti struktur yang rusak akibat bencana. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam proses ini. “Selain jembatan sementara armco dan bailey, kami menyiapkan desain pembangunan jembatan permanen,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Menteri Dody Hanggodo menjelaskan bahwa desain jembatan permanen memerlukan pertimbangan khusus mengingat kondisi geografis Jalan Malalak yang curam dan terjal. Selain itu, jalur tersebut melintasi kawasan hutan lindung dan konservasi, sehingga diperlukan penyesuaian desain serta perizinan lintas kementerian. Hal ini dilakukan untuk memastikan pembangunan sesuai dengan regulasi yang berlaku dan meminimalisir dampak lingkungan.

Selain pembangunan jembatan, Kementerian PU juga tengah melakukan kajian mendalam terkait pembangunan sabo dam. Struktur ini direncanakan untuk menahan aliran air dari kawasan pegunungan yang bermuara ke kilometer 74, titik yang sempat terputus akibat banjir bandang pada 26 November 2025. Pembangunan sabo dam diharapkan dapat menjadi solusi mitigasi yang efektif untuk mengurangi risiko banjir bandang di masa mendatang pada ruas Jalan Malalak.

Untuk mendukung seluruh upaya pemulihan dan perbaikan Jalan Malalak, Kementerian PU telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp667 miliar yang akan digunakan pada tahun 2026 hingga 2027. Anggaran ini mencakup berbagai aspek, mulai dari perencanaan, pembangunan fisik, hingga pengawasan proyek.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi respons cepat dan komitmen pemerintah pusat dalam memulihkan infrastruktur strategis di daerahnya. Gubernur Mahyeldi Ansharullah mengatakan, “Jalan Malalak sangat vital bagi konektivitas wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat. Kami berharap penanganan dilakukan cepat serta berorientasi pada keamanan dan mitigasi bencana.”

Peninjauan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Andre Rosiade, Benny Warlis, Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi, Kepala BWS Sumatera V Naryo Widodo, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar Nolly Eka Mardianto, beserta jajaran terkait lainnya. Kehadiran para pejabat ini semakin menegaskan komitmen pemerintah dalam memulihkan infrastruktur vital bagi masyarakat Sumatera Barat pasca bencana.