Agam – Kerusakan ruas jalan nasional Bukittinggi-Pasaman di tikungan Jorong Aie Kijang, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, kian parah dan kembali menyita perhatian pengguna jalan. Jalur yang berada di bawah pengawasan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar itu dipenuhi lubang dalam dan lebar.
Kondisi tersebut memaksa pengendara memperlambat laju kendaraan saat melintas. Jika lengah, pengguna jalan berisiko terjatuh atau mengalami kecelakaan.
Kerusakan serupa juga terlihat di tikungan perbatasan Kabupaten Agam dan Pasaman. Pada titik itu, badan jalan diduga terdampak mutu pondasi kelas A yang buruk serta saluran di sisi kiri dan kanan bahu jalan.
Situasi itu membuat ruas penghubung antardaerah tersebut semakin berbahaya saat malam hari dan hujan deras. Kondisi jalan pun rawan memicu kecelakaan lalu lintas.
Padahal, perbaikan dan preservasi jalan nasional di Sumbar disebut telah menyerap anggaran APBN hingga ratusan miliar rupiah. Namun, kerusakan di ruas Bukittinggi-Pasaman masih tampak jelas di lapangan.
Kepala Satuan Kerja PJN Wilayah I Andi Mulya Rusli yang juga Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) enggan menjelaskan panjang lebar saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2026). Ia hanya menyampaikan, “Segala kerusakan pada ruas tersebut segera kita perbaiki.”







