www.domainesia.com
News

Padang Genjot Sinergi Tungku Tigo Sajarangan untuk Kejayaan Kota

27
×

Padang Genjot Sinergi Tungku Tigo Sajarangan untuk Kejayaan Kota

Sebarkan artikel ini
padang-genjot-sinergi-tungku-tigo-sajarangan-untuk-kejayaan-kota
Padang Genjot Sinergi Tungku Tigo Sajarangan untuk Kejayaan Kota

Padang – Pemerintah Kota Padang terus berupaya mengoptimalkan pembangunan daerah melalui penguatan kolaborasi antar elemen masyarakat. Fokus utama dari upaya ini adalah pemantapan sinergi “Tungku Tigo Sajarangan,” sebuah konsep yang mengintegrasikan peran harmonis antara Niniak Mamak (tokoh adat), Alim Ulama (tokoh agama), dan Cadiak Pandai (kaum intelektual).

Komitmen ini ditegaskan oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam acara buka puasa bersama yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Di antaranya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) dan Kerapatan Adat Nagari (KAN), Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PSM) dan Kader Posyandu, serta perwakilan dari berbagai ikatan keluarga dan paguyuban. Acara tersebut diselenggarakan di Bagindo Aziz Chan Youth Center pada hari Selasa, 17 Maret 2026.

Fadly Amran, yang juga dikenal dengan gelar adat Datuak Paduko Malano, menyampaikan bahwa kolaborasi antara tiga pilar utama ini, dengan dukungan penuh dari pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat, merupakan fondasi krusial untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi perisai dalam menjaga nilai-nilai budaya Minangkabau di tengah arus globalisasi yang semakin deras.

Sebagai langkah konkret dalam mewujudkan komitmen tersebut, Pemerintah Kota Padang tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Nagari dalam Kota. Ranperda ini merupakan implementasi dari Program Unggulan (Progul) Sinergi Nagari yang bertujuan untuk memperkuat peran serta masyarakat dalam pembangunan. Wali Kota Padang menekankan pentingnya peran aktif lembaga adat, tokoh intelektual, dan organisasi masyarakat dalam sistem pemerintahan daerah.

Fadly Amran menyatakan optimis bahwa Ranperda tersebut akan segera dibahas dan disahkan bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang. Regulasi ini diharapkan dapat memberikan landasan hukum yang kuat bagi pelestarian adat dan budaya Minangkabau, sekaligus meningkatkan efektivitas pembangunan di Kota Padang.

Wali Kota Fadly Amran mengatakan bahwa penguatan sinergi ini adalah kunci kemajuan kota. “Kami harus terus memperkuat sinergi antara pemerintah kota, lembaga adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat. Ini adalah kunci untuk mewujudkan Kota Padang yang lebih maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Fadly Amran menambahkan bahwa Perda Nagari Dalam Kota akan memberikan ruang lebih besar bagi lembaga adat dan tokoh masyarakat. “Dengan adanya Perda Nagari Dalam Kota, kita harapkan lembaga adat dan tokoh masyarakat dapat berperan lebih aktif dalam proses pembangunan. Ini adalah langkah penting untuk mewujudkan Padang yang madani dan berkeadilan,” imbuhnya.

Inisiatif penguatan sinergi “Tungku Tigo Sajarangan” dan pembentukan Perda Nagari dalam Kota ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual, serta melestarikan nilai-nilai luhur budaya Minangkabau. Langkah ini diharapkan dapat membawa Kota Padang menuju kejayaan yang berkelanjutan, dengan tetap berpegang pada kearifan lokal dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.