www.domainesia.com
News

Pakar Indonesia-Malaysia Kolaborasi, Tingkatkan Prestasi Atlet ASEAN Lewat Identifikasi Bakat

89
×

Pakar Indonesia-Malaysia Kolaborasi, Tingkatkan Prestasi Atlet ASEAN Lewat Identifikasi Bakat

Sebarkan artikel ini
urun-rembug-pakar-tid-asean,-prof-syahrial:-forum-ilmiah-sistem-pemanduan-bakat-olahraga-bakal-digelar-di-kualalumpur
Urun Rembug Pakar TiD Asean, Prof Syahrial: Forum Ilmiah Sistem Pemanduan Bakat Olahraga Bakal Digelar di Kualalumpur

Kuala Lumpur – Kolaborasi antara pakar Talent Identifikasi (TiD) dari Indonesia dan Malaysia membuka harapan baru dalam peningkatan prestasi atlet di kawasan Asia Tenggara. Pertemuan antara Prof. Syahrial Bakhtiar, pakar TiD asal Sumatera Barat, Indonesia, dan Kepala TiD Centre Institut Sukan Negara (ISN) Malaysia, Mohd Zaid Bin Mohd Ghazali, M.Ed, berlangsung di Institut Sukan Negara (ISN) Malaysia pada hari Selasa (20/1/2026) untuk membahas dan menyepakati kerjasama strategis ini.

Fokus utama dari kolaborasi ini adalah memformulasikan sistem yang lebih terukur dan efektif dalam mengidentifikasi serta mengembangkan bibit-bibit potensial di bidang olahraga. Dr. Risky Syahputra, tim ahli identifikasi bakat olahraga dari Yayasan Sekora, turut hadir dalam pertemuan tersebut, memberikan kontribusi signifikan dalam pembahasan platform kerjasama forum ilmiah sistem pemanduan bakat yang terukur di kawasan ASEAN. Para pakar TiD yang tergabung dalam Asean Association for Sports Talent identification and Development berupaya menyempurnakan metode yang ada untuk menghasilkan atlet berkaliber internasional.

Prof. Syahrial Bakhtiar, yang juga menjabat sebagai kepala pusat studi identifikasi bakat olahraga UNP, menjelaskan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat sistem identifikasi bakat olahraga sebagai elemen krusial dalam sport science. “Urun rembug kami melahirkan Kerjasama sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi atlet di Asia Tenggara, dengan memantapkan salah satu bidang sport science yaitu, sistem identifikasi bakat olahraga,” tutur Prof. Syahrial Baktiar.

Lebih lanjut, Prof. Syahrial Bakhtiar menyoroti urgensi tenaga keolahragaan yang kompeten dalam sistem pemanduan dan pengembangan bakat olahraga, terutama bagi negara dengan populasi besar seperti Indonesia. Tujuannya adalah untuk mencetak atlet yang mampu bersaing di level olimpiade dan ajang olahraga bergengsi lainnya.

Urun rembug ini semakin diperkaya dengan kehadiran Direktur Division of Research and Innovation ISN Malaysia, Yeo Wee Kian, Ph.d, serta ahli Fisiologi Olahraga dan Pelatih Fisik Tim Nasional Bulutangkis Malaysia. Mereka memberikan wawasan berharga terkait implementasi kerjasama yang akan dijalankan oleh para pakar TiD ASEAN pada tahun ini. Rencana kegiatan untuk pengembangan Sistem TiD ASEAN mencakup konferensi, workshop, pelatihan, dan penelitian.

Mohd Zain Bin Mohd Ghazali, pakar TiD Malaysia yang merupakan rekan seangkatan Prof. Syahrial dan Dr. Risky Syahputra saat menempuh studi TiD di Eropa, saat ini bertanggung jawab menjalankan MyTiD sebagai bagian dari kelembagaan ISN. Sementara itu, Prof. Syahrial, sebagai founder Yayasan Sekora, aktif menjalankan TiD Indonesia dengan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri, khususnya dengan para pakar dari Belgia dan Belanda.