www.domainesia.com
News

Gubernur Dukung Bukittinggi Jadi Daerah Istimewa, Minta Kajian Diperdalam!

104
×

Gubernur Dukung Bukittinggi Jadi Daerah Istimewa, Minta Kajian Diperdalam!

Sebarkan artikel ini
bukittinggi-ajukan-diri-jadi-daerah-istimewa,-ini-kata-gubernur-sumbar
Bukittinggi Ajukan Diri Jadi Daerah Istimewa, Ini Kata Gubernur Sumbar

Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi tengah berupaya mendapatkan pengakuan atas potensi dan kelayakan wilayahnya sebagai daerah istimewa, dengan dukungan kuat dari berbagai pihak. Salah satu dukungan signifikan datang dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.

Gubernur Mahyeldi Ansharullah secara terbuka menyatakan dukungan terhadap aspirasi menjadikan Kota Bukittinggi sebagai Daerah Istimewa. Ia menyoroti nilai historis kota tersebut sebagai Ibu Kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) sebagai fondasi utama. Menurutnya, status ini memberikan dasar yang kuat bagi Bukittinggi untuk mendapatkan status istimewa.

Menanggapi wacana tersebut, Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya kajian mendalam yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Aspirasi masyarakat, pandangan tokoh adat, serta masukan dari seluruh pemangku kepentingan harus menjadi pertimbangan utama dalam proses ini. Pemerintah Kota Bukittinggi didorong untuk menginisiasi forum-forum diskusi dan seminar akademik guna memperkuat argumentasi yang mendukung kelayakan Bukittinggi sebagai daerah khusus atau istimewa.

Dukungan dari berbagai pihak dinilai sangat penting dalam mewujudkan aspirasi ini. Gubernur Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa dukungan penuh dari berbagai pihak sangat diperlukan. “Perlu adanya dukungan penuh dari berbagai pihak,” ujarnya pada Selasa (20/1/2026), menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyambut baik dukungan yang diberikan oleh Gubernur Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa Bukittinggi memiliki peran penting dalam sejarah bangsa, terutama saat menjadi ibu kota NKRI pada masa PDRI yang dibentuk pada 19 Desember 1948. Ramlan Nurmatias menjelaskan bahwa setelah Jakarta dan Yogyakarta, Bukittinggi memiliki kehormatan untuk menjadi ibu kota negara dalam situasi darurat. “Setelah Jakarta dan Yogyakarta, Bukittinggi menjadi ibu kota negara,” kata Ramlan, menyoroti signifikansi historis kota tersebut.

Sebagai langkah strategis, Pemerintah Kota Bukittinggi berencana mengundang Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai narasumber dalam seminar yang akan diselenggarakan. Langkah ini bertujuan untuk mendapatkan wawasan dan pengalaman mengenai pengelolaan daerah istimewa, yang diharapkan dapat menjadi referensi berharga bagi Bukittinggi dalam mempersiapkan diri menuju status tersebut.