Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana dengan menggelar pengembangan kapasitas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) di Aula Kantor Bupati, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang difasilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) itu ditujukan untuk mempercepat respons lintas perangkat daerah saat keadaan darurat terjadi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar, Abdurrahman Hadi, mengatakan daerahnya memiliki bentang alam subur, wilayah bergunung, dan potensi pertanian besar. Namun, kondisi itu juga menyimpan risiko bencana yang bisa muncul sewaktu-waktu.
“Selama tiga tahun terakhir, Kabupaten Tanah Datar telah menghadapi berbagai bencana alam cukup besar. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bahwa kesiapsiagaan harus terus diperkuat,” ujar Hadi.
Ia menegaskan pembentukan Tim Reaksi Cepat menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sumber daya manusia dan membangun sinergi antarperangkat daerah. Hadi juga berharap setiap organisasi perangkat daerah membentuk tim serupa sesuai tugas dan fungsinya.
Pelaksana BPBD Tanah Datar, Ermon Revlin, mengatakan wilayah Tanah Datar memiliki karakter geografis, geologis, hidrologis, dan demografis yang membuatnya rawan berbagai bencana. Ancaman itu mencakup tanah longsor, banjir bandang, erupsi Gunung Marapi, hingga gempa bumi.
“Karena itu, Pemkab Tanah Datar membentuk Tim Reaksi Cepat lintas organisasi perangkat daerah sebagai garda terdepan dalam melakukan kaji cepat, evakuasi, serta koordinasi awal saat bencana,” kata Ermon.
Ia menjelaskan penguatan kapasitas tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan teknis anggota TRC agar mampu melakukan asesmen dampak bencana secara akurat, menguasai teknik dasar penyelamatan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan darurat.







