Padang – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang terus berupaya keras untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi seluruh warga, terutama setelah terjadinya bencana alam yang berdampak signifikan pada infrastruktur dan sumber daya air. Sebagai respons cepat, Perumda AM telah mendistribusikan total 24.876,75 meter kubik air bersih, yang berasal dari produksi internal perusahaan, kepada pelanggan terdaftar maupun masyarakat umum yang membutuhkan.
Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan bahwa upaya pendistribusian air bersih ini telah menjadi prioritas sejak masa tanggap darurat dan terus berlanjut hingga saat ini. Armada mobil tangki milik Perumda AM menjadi tulang punggung dalam penyaluran air, didukung pula oleh bantuan dari berbagai instansi pemerintah dan lembaga kemanusiaan.
Kondisi pascabencana telah menimbulkan tantangan tersendiri bagi Perumda AM dalam menjaga pasokan air bersih. Perubahan bentang alam, seperti pendangkalan dan peralihan alur sungai, serta mengeringnya sumur-sumur resapan milik warga, menjadi faktor yang mempengaruhi ketersediaan air. “Kondisi pascabencana menyebabkan beberapa sumber air terganggu. Namun, dua unit sumur bor Perumda AM masih berfungsi dan terus menyuplai air bersih hingga sekarang. Suplai juga sudah diperkuat dengan intake yang kembali berfungsi,” ujar Hendra Pebrizal.
Dalam upaya memastikan pemerataan distribusi, Perumda AM tidak hanya fokus pada pelanggan terdaftar yang terdampak bencana, tetapi juga menjangkau masyarakat non-pelanggan yang membutuhkan air bersih. Seluruh air yang didistribusikan melalui mobil tangki berasal dari intake Palukahan dan Sikayan, yang secara rutin dipantau kualitasnya untuk memastikan keamanan dan kelayakan konsumsi. “Air bersih yang didistribusikan melalui mobil tangki instansi semuanya berasal dari air produksi Perumda AM Kota Padang yang diambil dari intake Palukahan dan Sikayan,” kata Hendra Pebrizal.
Hingga tanggal 15 Januari 2025, dukungan dari berbagai instansi masih terus mengalir dalam bentuk bantuan pendistribusian air bersih. Lembaga-lembaga seperti Damkar Kota Padang, Satpol PP, Palang Merah Indonesia (PMI), TNI, POLRI, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Sosial, perusahaan BUMN dan BUMD, serta pemerintah kota dan kabupaten tetangga, termasuk relawan dan pihak swasta, turut serta mengerahkan mobil tangki untuk menjangkau wilayah-wilayah yang paling membutuhkan. “Bantuan mobil tangki dari berbagai lembaga dan instansi yang sangat membantu,” tutur Hendra Pebrizal.
Manajemen Perumda AM Kota Padang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dan memberikan dukungan dalam upaya penyediaan air bersih bagi warga Kota Padang. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh lembaga, instansi, dan pihak yang hingga saat ini masih membantu pendistribusian air bersih untuk warga Kota Padang,” pungkas Hendra Pebrizal, menegaskan pentingnya kerjasama lintas sektor dalam menghadapi tantangan pascabencana.







