www.domainesia.com
News

Sepakbola & Futsal Luput dari Hiruk Pikuk Rapat Porprov Sumbar, Komitmen Cabor Dipertanyakan

52
×

Sepakbola & Futsal Luput dari Hiruk Pikuk Rapat Porprov Sumbar, Komitmen Cabor Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
sepakbola-&-futsal-luput-dari-hiruk-pikuk-rapat-porprov-sumbar,-komitmen-cabor-dipertanyakan 
Sepakbola & Futsal Luput dari Hiruk Pikuk Rapat Porprov Sumbar, Komitmen Cabor Dipertanyakan 

Padang – Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 terus dimatangkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat melalui serangkaian pertemuan strategis. Fokus utama saat ini adalah koordinasi dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga (Cabor) yang berpotensi menjadi bagian dari kompetisi tersebut. Rangkaian pertemuan ini berlangsung selama empat hari, dimulai pada Kamis, 26 Februari 2026, dan berakhir pada Selasa, 3 Maret 2026, bertempat di Sekretariat KONI Sumbar, Jalan Rasuna Said No. 87, Padang.

Namun, perhatian khusus tertuju pada absennya cabang olahraga sepak bola/futsal dalam pertemuan hari pertama. Dari total 12 Cabor yang diundang, hanya perwakilan sepak bola/futsal yang tidak hadir tanpa pemberitahuan resmi, menimbulkan tanda tanya besar terkait kesiapan mereka menghadapi Porprov XVI Sumbar 2026.

Ketua Panitia Porprov Sumbar, Dr. Septri, menyampaikan kekecewaannya atas ketidakhadiran tersebut, menegaskan bahwa panitia telah mengikuti prosedur pemanggilan yang berlaku. Dr. Septri menjelaskan, “Undangan digital sudah kami kirim sejak 19 Februari 2026. Bahkan H-1 sudah kami ingatkan kembali melalui pesan yang tercentang sebagai tanda terkirim dan terbaca,”.

Lebih lanjut, Dr. Septri mengungkapkan bahwa sekretariat panitia telah berupaya menghubungi pengurus cabang olahraga sepak bola/futsal melalui sambungan telepon pada hari pelaksanaan rapat, namun tidak ada respons maupun konfirmasi kehadiran dari pihak terkait. “Pada hari H juga sudah kami telepon, tetapi tidak ada respons. Artinya secara administratif dan komunikasi, kami sudah menjalankan prosedur. Jika tidak hadir tanpa keterangan, ini tentu menjadi catatan serius bagi panitia,” tegasnya.

Ketidakhadiran ini memunculkan spekulasi mengenai kesiapan atau keseriusan cabang olahraga sepak bola/futsal untuk berpartisipasi dalam Porprov yang dijadwalkan akan dimulai pada 2 Oktober mendatang. Dr. Septri menekankan pentingnya komitmen dari setiap cabang olahraga, mengingat Porprov merupakan agenda resmi daerah. “Kalau tidak hadir tanpa keterangan yang jelas, ini bisa dimaknai belum ada keseriusan untuk dipertandingkan. Porprov adalah agenda resmi daerah, sehingga kami membutuhkan komitmen penuh dari setiap cabor,” katanya.

Meskipun demikian, panitia tetap memberikan kesempatan kepada pihak terkait untuk memberikan klarifikasi resmi terkait ketidakhadiran tersebut. Sementara itu, seluruh tahapan persiapan Porprov XVI Sumbar 2026 akan terus berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Pertemuan dengan Pengprov cabang olahraga ini merupakan bagian integral dari rangkaian persiapan Porprov XVI Sumbar 2026, sebagaimana tercantum dalam undangan resmi yang ditandatangani oleh Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus.

Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menekankan pentingnya komitmen dari seluruh cabang olahraga dalam setiap tahapan persiapan, dimulai dari tahap awal. “Pertemuan ini untuk memastikan kesiapan teknis dan administrasi masing-masing cabang olahraga. Kami ingin semuanya terdata, terkoordinasi, dan siap sejak awal agar Porprov berjalan sukses,” ujar Hamdanus.

Sebelumnya, pada Selasa, 24 Februari 2026, KONI Sumbar juga telah mengadakan rapat koordinasi dengan 19 KONI kabupaten/kota di Padang. Dalam pertemuan tersebut, sebanyak 11 daerah menyatakan kesiapan untuk menjadi tuan rumah bersama dalam penyelenggaraan Porprov XVI Sumbar 2026.

Sebagai tindak lanjut, hasil dari serangkaian pertemuan antara KONI Sumbar, KONI kabupaten/kota, serta Pengprov cabang olahraga ini akan difinalisasi dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang dijadwalkan pada 7 Maret mendatang. Rakornis ini diharapkan dapat menjadi penentu arah akhir pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026, memastikan kesiapan dan kelancaran acara olahraga tingkat provinsi tersebut.