www.domainesia.com
News

Suami Boiyen Buka Suara, Bantah Keras Tudingan Penipuan Investasi

79
×

Suami Boiyen Buka Suara, Bantah Keras Tudingan Penipuan Investasi

Sebarkan artikel ini
suami-boiyen-buka-suara,-bantah-keras-tudingan-penipuan-investasi
Suami Boiyen Buka Suara, Bantah Keras Tudingan Penipuan Investasi

Jakarta – Rully Anggi Akbar, suami dari komedian Boiyen, akhirnya buka suara terkait dengan tuduhan penipuan investasi yang menyeret namanya. Klarifikasi ini muncul setelah isu tersebut menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media dan menimbulkan keresahan di kalangan publik.

Dalam pernyataan resminya, Rully didampingi oleh tim kuasa hukum yang terdiri dari Husor Hutasoit dan Ben Zebua. Kehadiran tim kuasa hukum ini menunjukkan keseriusan Rully dalam menanggapi tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Mereka bersama-sama berupaya memberikan penjelasan yang komprehensif dan meluruskan informasi yang dianggap tidak akurat.

Rully menyampaikan bahwa informasi yang beredar di masyarakat selama ini tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta yang ada. Ia merasa perlu memberikan klarifikasi agar masyarakat dapat memahami duduk perkara yang sebenarnya secara lebih jelas dan objektif. Penjelasan ini diharapkan dapat meredakan spekulasi dan memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai situasi yang terjadi.

Husor Hutasoit, sebagai perwakilan tim kuasa hukum Rully, menekankan bahwa permasalahan ini lebih tepat dikategorikan sebagai sengketa perdata. Ia juga menyoroti adanya ketidaksesuaian antara jumlah kerugian yang diperdebatkan di media dengan nilai investasi yang sebenarnya. Husor Hutasoit mengatakan, pihaknya siap menghadapi proses hukum jika memang diperlukan. “Siapapun berhak membuat laporan, tapi kami belum menerima panggilan resmi. Jika klien kami dipanggil, akan kami hadapi,” ujar Husor.

Lebih lanjut, Husor menjelaskan bahwa dana investasi sebesar Rp200 juta telah dialokasikan sesuai dengan rencana awal. Husor Hutasoit menegaskan, penggunaan dana tersebut sesuai dengan peruntukannya. “Investasi Rp200 juta itu memang digunakan sesuai peruntukannya. Tapi yang dibahas di media malah Rp300 juta. Ini murni perdata,” tegasnya.

Sementara itu, Ben Zebua, yang juga merupakan bagian dari tim kuasa hukum, menambahkan bahwa dana investasi tersebut digunakan untuk membiayai operasional dan tidak menghasilkan keuntungan. Ben Zebua juga menyinggung dampak psikologis dan sosial yang dialami oleh Rully dan keluarganya akibat pemberitaan yang beredar luas. Ben Zebua menjelaskan, tidak ada unsur kesengajaan dalam kasus ini. “Tidak ada niat jahat. Uang investasi untuk operasional dan tidak ada profit. Sudah dihubungi sejak 2024 dan mencari ruko, tapi tidak ditemukan,” kata Ben.

Rully kemudian menjelaskan alasan mengapa dana investasi tersebut masuk ke rekening pribadinya. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya dana tersebut tersimpan di rekening CV perusahaan, namun terdapat kendala akses bagi komisaris dan direktur. Rully menjelaskan, pemindahan dana tersebut bersifat sementara. “Sebelumnya ada rekening CV perusahaan, tapi komisaris dan direktur kesulitan mengakses. Jadi dipindahkan sementara ke rekening pribadi saya,” jelas Rully. Ia juga menegaskan bahwa dirinya memiliki beberapa rekening dengan fungsi yang berbeda-beda, yang semakin memperkuat argumen bahwa tidak ada niat untuk melakukan penipuan.