www.domainesia.com
News

Tingkatkan Elektabilitas, DPC PPP Limapuluh Kota Beri Pendidikan Politik Bagi Puluhan Kader WPP dan AMK

15
×

Tingkatkan Elektabilitas, DPC PPP Limapuluh Kota Beri Pendidikan Politik Bagi Puluhan Kader WPP dan AMK

Sebarkan artikel ini
tingkatkan-elektabilitas,-dpc-ppp-limapuluh-kota-beri-pendidikan-politik-bagi-puluhan-kader-wpp-dan-amk
Tingkatkan Elektabilitas, DPC PPP Limapuluh Kota Beri Pendidikan Politik Bagi Puluhan Kader WPP dan AMK

Limapuluh Kota – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Limapuluh Kota tengah berfokus pada peningkatan kualitas demokrasi melalui pendidikan politik, dengan sasaran utama partisipasi pemilih muda dan representasi perempuan dalam kancah politik daerah. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan politik yang melibatkan kader Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) dan Angkatan Muda Ka’bah (AMK), sebagai upaya mempersiapkan kader yang kompeten untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2029.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di sebuah homestay yang berlokasi di Jorong Tarantang, Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, pada hari Sabtu, 22 November 2025. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting partai, termasuk pengurus DPW PPP Sumatera Barat, Ketua DPC PPP Limapuluh Kota, serta perwakilan DPC PPP Kota Payakumbuh, menunjukkan keseriusan partai dalam mempersiapkan diri menghadapi pesta demokrasi mendatang.

Sekretaris DPC PPP yang juga menjabat sebagai Ketua panitia pelaksana, Muslim, mengungkapkan bahwa peserta pendidikan politik berasal dari berbagai kecamatan di Limapuluh Kota. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan manifestasi komitmen PPP dalam meningkatkan minat generasi muda terhadap dunia politik. “Pendidikan politik ini diikuti puluhan peserta dari AMK dan WPP se-Kabupaten Limapuluh Kota. Harapannya, pemuda lebih tertarik masuk ke dunia politik dan menjadi generasi baru PPP,” ujar Muslim, menekankan pentingnya regenerasi dalam tubuh partai.

Ketua DPC PPP Limapuluh Kota, Ermizal Jalinus, menyoroti urgensi representasi perempuan dalam lembaga legislatif. Ia berharap pendidikan politik ini dapat menghasilkan kader-kader perempuan yang tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga terpilih menjadi anggota DPRD, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. “Mudah-mudahan nantinya ada kader perempuan PPP yang duduk di DPRD kabupaten maupun provinsi,” katanya, seraya menambahkan bahwa peningkatan keterwakilan perempuan adalah salah satu prioritas utama partai.

Selain itu, Ermizal Jalinus juga menekankan perlunya kerja keras dari seluruh elemen partai untuk meningkatkan elektabilitas PPP menjelang Pileg 2029. “Melalui pendidikan politik ini, kami ingin memanaskan mesin partai agar hasil yang diperoleh nantinya bisa semakin baik,” ujarnya, menggarisbawahi pentingnya konsolidasi internal dan peningkatan kapasitas kader. Saat ini, PPP memiliki tiga kursi di DPRD Limapuluh Kota yang diduduki oleh Taufik Hidayatullah Ihsan, Syafril, dan Penyul Husni, serta satu kader PPP yang berhasil menduduki kursi di DPRD Sumbar.

Dalam menghadapi Pileg 2029, DPC PPP Limapuluh Kota menargetkan perolehan lima kursi di seluruh daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Limapuluh Kota. “Target kami lima kursi, satu kursi per dapil,” tegas Ermizal Jalinus, menunjukkan optimisme dan kesiapan partai dalam meraih hasil maksimal.

Dukungan terhadap target tersebut juga datang dari Perwakilan Pengurus DPW PPP Sumbar yang juga Ketua WPP Sumbar, Musliarni. Ia berharap PPP dapat mencetak lebih banyak calon legislatif perempuan yang berkualitas. “Kami ingin minimal dua hingga tiga kursi DPRD nanti diisi perempuan PPP. Antusias peserta hari ini luar biasa,” ujarnya, mengapresiasi semangat dan partisipasi aktif para kader perempuan dalam pendidikan politik ini.

Anggota DPRD PPP, Syafril dan Taufik Hidayatul Ihsan, menyatakan kesiapan fraksi untuk mendukung pencapaian target lima kursi tersebut. Berbagai program dan strategi penguatan basis suara telah disiapkan untuk mencapai tujuan tersebut, menunjukkan komitmen bersama untuk memajukan partai.

Taufik Hidayatul Ihsan juga menepis anggapan bahwa calon legislatif terpilih harus memiliki modal finansial yang besar. “Tidak sepenuhnya benar. Kami yang bukan pengusaha dan tidak memiliki uang banyak, bisa terpilih karena selalu hadir di tengah masyarakat. Yang penting adalah apa yang kita perbuat bagi masyarakat,” tegasnya, memberikan semangat kepada para kader yang mungkin merasa minder karena keterbatasan finansial.

PPP juga tengah menyusun strategi untuk menekan biaya politik, salah satunya melalui sinergi antara DPW dan DPC dalam penyediaan anggaran saksi di TPS sejak dini, sebagai upaya menciptakan pemilu yang lebih adil dan transparan.

Bendahara DPC PPP Limapuluh Kota, Romadhil, berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan alokasi bantuan untuk partai politik sebagai upaya meningkatkan kualitas demokrasi. “PPP menerima sekitar Rp82 juta pada 2025 dari total 17 ribu suara, atau sekitar Rp4.700 per suara. Di daerah lain nilainya bisa mencapai Rp9-10 ribu per suara,” katanya, menyoroti perlunya dukungan finansial yang memadai untuk partai politik dalam menjalankan fungsi-fungsinya.

Selain unsur DPC dan DPW, kegiatan pendidikan politik bagi kader PPP ini juga menghadirkan Ketua Angkatan Muda Ka’bah Sumatera Barat, menunjukkan sinergi dan kolaborasi antar berbagai elemen partai dalam mencapai tujuan bersama.