www.domainesia.com
News

Tinjau Daerah Terdampak Bencana di Limapuluh Kota, Gubernur Mahyeldi Serap Aspirasi Masyarakat

37
×

Tinjau Daerah Terdampak Bencana di Limapuluh Kota, Gubernur Mahyeldi Serap Aspirasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
tinjau-daerah-terdampak-bencana-di-limapuluh-kota,-gubernur-mahyeldi-serap-aspirasi-masyarakat
Tinjau Daerah Terdampak Bencana di Limapuluh Kota, Gubernur Mahyeldi Serap Aspirasi Masyarakat

Limapuluh Kota – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) merespon cepat dampak bencana alam yang menerjang Kabupaten Limapuluh Kota. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, terjun langsung meninjau lokasi terdampak dan berdialog dengan masyarakat pada Minggu (14/12/2025), guna mengidentifikasi kebutuhan mendesak dalam upaya pemulihan pascabencana.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Mahyeldi berfokus pada dua lokasi utama, yakni Posko Bencana Alam Jorong Aia Angek di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, serta Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan. Interaksi intensif dilakukan dengan warga terdampak, di mana Gubernur mendengarkan secara seksama keluh kesah serta mencatat aspirasi mereka terkait langkah-langkah pemulihan yang dianggap paling krusial.

Masyarakat menyampaikan aspirasi utama kepada Gubernur Mahyeldi, yaitu permohonan agar pemerintah segera memulihkan akses jalan yang terputus akibat bencana serta melakukan normalisasi lahan pertanian yang tertimbun material longsor. Terputusnya akses jalan dinilai telah menyebabkan isolasi di beberapa wilayah, menghambat aktivitas sehari-hari, termasuk distribusi logistik dan hasil pertanian.

Gubernur Mahyeldi merespon aspirasi tersebut dengan menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan masalah akses jalan dan lahan pertanian. “Terputusnya akses jalan membuat beberapa wilayah terisolasi. Ini harus segera kita tangani agar aktivitas masyarakat, termasuk distribusi logistik dan hasil pertanian, bisa kembali berjalan,” ujar Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan urgensi percepatan penanganan lahan pertanian warga yang rusak akibat bencana, mengingat sektor tersebut merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat setempat. “Kami mendengar langsung keluhan masyarakat. Pemulihan lahan pertanian dan akses jalan menjadi prioritas agar warga bisa segera bangkit dan beraktivitas kembali,” katanya.

Walinagari Koto Tinggi, Hendri, menjelaskan bahwa bencana longsor dan banjir bandang telah menyebabkan kerusakan signifikan, meliputi 47 unit rumah warga serta ratusan hektare lahan pertanian. Ia menyoroti kebutuhan mendesak akan dukungan alat berat dan bantuan bibit siap tanam bagi petani terdampak. “Sedimennya tebal, sulit jika dikerjakan secara manual. Kita butuh bantuan alat berat untuk menara kembali lahan pertanian masyarakat,” ungkap Walinagari Hendri.

Sebagai bentuk dukungan awal, Pemerintah Provinsi Sumbar menyerahkan bantuan logistik berupa beras, makanan siap saji, selimut, kasur, serta kebutuhan pokok lainnya kepada warga terdampak bencana. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di masa sulit ini. Kunjungan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menyusun rencana aksi yang komprehensif dan terukur dalam upaya memulihkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto, yang turut memberikan dukungan dan koordinasi dalam penanganan bencana ini. Kehadiran para pejabat tinggi tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana di Kabupaten Limapuluh Kota.