www.domainesia.com
News

Pasaman Deteksi Bakat 7.000 Siswa untuk Cetak Atlet Unggul

2
×

Pasaman Deteksi Bakat 7.000 Siswa untuk Cetak Atlet Unggul

Sebarkan artikel ini
deteksi-bakat-sejak-dini,-pemkab-pasaman-siapkan-pondasi-atlet-masa-depan-dari-sekolah
Deteksi Bakat Sejak Dini, Pemkab Pasaman Siapkan Pondasi Atlet Masa Depan dari Sekolah

Lubuk Sikaping – Pemerintah Kabupaten Pasaman mulai menjalankan program deteksi bakat olahraga bagi 7.000 siswa SD dan MIN di daerah itu untuk menyiapkan calon atlet sejak dini. Program yang dimulai di tujuh kecamatan tersebut juga dibarengi pelatihan instruktur identifikasi bakat bagi guru PJOK se-Kabupaten Pasaman pada 2026.

Kegiatan itu dibuka di GOR Tuanku Rao, Lubuk Sikaping, Sabtu (22/5/2026), dan menjadi langkah awal Pemkab Pasaman dalam membangun ekosistem olahraga berbasis sport science. Lewat program ini, pemerintah daerah ingin memetakan potensi cabang olahraga peserta didik agar pembinaannya bisa dilakukan lebih terarah dan berkelanjutan.

Bupati Pasaman Welly Suhery menegaskan, deteksi dan identifikasi bakat olahraga memiliki peran penting dalam menyiapkan masa depan olahraga daerah. Menurut dia, pemetaan potensi anak-anak Pasaman perlu dilakukan sejak dini agar data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan banyak pihak.

“Deteksi dan pelatihan sistem identifikasi bakat ini memiliki arti yang sangat strategis dalam menyiapkan generasi calon olahragawan unggul untuk mendapatkan pembinaan yang terarah sejak dini. Pemetaan potensi anak-anak Pasaman mulai disiapkan, sehingga memudahkan berbagai pihak, khususnya guru, orang tua, pelatih, klub sampai Koni setempat dapat memanfaatkan data hasil deteksi bakat ini,” kata Welly.

Ia juga mengatakan, olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi sarana membentuk sikap, mental, dan karakter peserta didik. Karena itu, pembinaan usia dini disebutnya menjadi pondasi utama untuk melahirkan atlet berprestasi yang kelak bisa mengharumkan nama Pasaman di tingkat provinsi maupun nasional.

“Dari sekolah dan pembinaan usia dini inilah masa depan olahraga Pasaman sedang dipersiapkan,” tegasnya.

Welly turut menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD Sumbar Komisi V dari Dapil Pasaman, Salamat Simamora, atas dukungannya terhadap pengembangan pendidikan dan olahraga di Pasaman. Kegiatan deteksi bakat untuk murid SD/MI serta pelatihan instruktur identifikasi bakat bagi guru penjas itu diketahui bersumber dari dana pokok-pokok pikiran DPRD Sumbar.

Apresiasi serupa juga disampaikan kepada Yayasan Sekolah Olahraga Padang yang menjadi pelaksana kegiatan tersebut.

Secara terpisah, Anggota DPRD Sumbar Salamat Simamora menyampaikan terima kasih atas apresiasi Bupati Pasaman, Sekda Pasaman Yudesri, M.Si, yang telah mengoordinasikan kegiatan itu. Ia juga berterima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Muslim, M.Pd, beserta jajaran, serta Kadisparporabud Pasaman Aprialdi Said, S.H, yang ikut mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Dengan kegiatan ini nantinya Pemerintah Pasaman akan memiliki big data ke-berbakatan olahraga calon atlet pada berbagai cabang olahraga di Pasaman,” ujar Salamat.

Ia menambahkan, kegiatan itu diharapkan bisa menemukan calon bibit atlet unggul, bahkan berpeluang mencapai level internasional. Menurut dia, program ini sejalan dengan Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentang desain besar olahraga, yang menargetkan deteksi bakat terhadap 250.000 calon bibit atlet pada periode 2025-2030.

Pemkab Pasaman berharap program identifikasi bakat olahraga tersebut menjadi titik awal lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu membawa prestasi dan mengharumkan nama daerah di masa depan. Pemerintah daerah menilai guru PJOK memegang peran sentral dalam melihat, mengenali, dan mengembangkan kemampuan peserta didik sejak dini.

“Sekolah merupakan titik awal penting dalam membentuk masa depan olahraga daerah. Karena itu, guru PJOK memiliki peran sentral dalam melihat, mengenali, dan mengembangkan kemampuan peserta didik sejak dini. Untuk itu melalui deteksi bakat temukan bakal calon atlet unggul di Pasaman,” ujar Welly.