News

Satresnarkoba Pessel Tangkap Empat Remaja Jaringan Ganja

1
×

Satresnarkoba Pessel Tangkap Empat Remaja Jaringan Ganja

Sebarkan artikel ini
satresnarkoba-polres-pessel-bongkar-jaringan-peredaran-ganja-libatkan-empat-remaja
Satresnarkoba Polres Pessel Bongkar Jaringan Peredaran Ganja Libatkan Empat Remaja

Lengayang – Polisi menangkap empat remaja yang diduga terlibat jaringan peredaran ganja saat penggerebekan di Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan, Kamis (23/7/2026) malam. Dari operasi itu, petugas juga menyita belasan paket ganja siap edar dan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk mengemas narkotika.

Keempat remaja tersebut berinisial HHA (17), HM (17), MAP (16), dan DDR (17). Mereka diamankan dalam operasi yang dipimpin Kasatresnarkoba Polres Pesisir Selatan, AKP Hardi Yasmar.

Penggerebekan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB di Kampung Gurun Panjang Pacuan, Kenagarian Lakitan Induk, setelah polisi menerima laporan warga. Masyarakat mengaku resah dengan dugaan maraknya transaksi narkoba di wilayah itu.

Hardi mengatakan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti informasi tersebut. “Operasi pengungkapan kami lakukan secara intensif dan terukur setelah menerima informasi akurat dari masyarakat,” ujarnya.

Penangkapan berawal saat tim opsnal menyergap HHA dan HM yang diduga hendak bertransaksi di tepi jalan. Dari hasil pengembangan, polisi kemudian mendatangi sebuah rumah di Kampung Lubuk Begalung.

Di lokasi itu, petugas kembali mengamankan dua remaja lain, yakni MAP dan DDR. Seluruh proses penggeledahan turut disaksikan kepala kampung dan warga setempat untuk menjaga transparansi.

Dari penggerebekan tersebut, polisi menyita satu paket besar ganja, satu paket sedang, dan 15 paket kecil yang diduga siap edar. Petugas juga menemukan timbangan manual, lakban, pisau karter, dan gunting yang diduga dipakai untuk membungkus barang haram itu.

Selain narkotika, aparat mengamankan tiga unit telepon seluler dan dua sepeda motor tanpa pelat nomor. Keempat remaja itu kini ditahan di Mapolres Pesisir Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.