Padang – Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang mengambil langkah strategis dalam pengembangan institusi dengan membuka program studi (prodi) baru, yaitu Ilmu Aktuaria. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan serta memperkuat posisi lulusan UIN Imam Bonjol Padang dalam persaingan di tingkat nasional.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd., menerima secara resmi Surat Keputusan (SK) dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai tanda disetujuinya pembukaan prodi tersebut. SK dengan Nomor 1058/B/O/2025 tertanggal 26 November 2025 diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah X, Afdalisma, pada hari Kamis (8/1/2026). Momentum ini menandai komitmen UIN Imam Bonjol Padang dalam beradaptasi dengan kebutuhan pasar kerja yang semakin kompleks.
Kepala LLDIKTI Wilayah X, Afdalisma, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif dan keberhasilan UIN Imam Bonjol Padang dalam menghadirkan program studi baru yang relevan dengan perkembangan zaman. Afdalisma berharap, prodi Ilmu Aktuaria ini akan menarik minat calon mahasiswa serta meningkatkan daya saing UIN Imam Bonjol Padang di kancah nasional.
Rektor Martin Kustati menyambut gembira penerbitan SK tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam proses ini. “Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika,” ujarnya. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas kementerian yang telah memungkinkan realisasi program studi ini.
Lebih lanjut, Rektor Martin Kustati menyoroti bahwa pembukaan prodi Ilmu Aktuaria merupakan tonggak penting bagi UIN Imam Bonjol Padang dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi modern. “Program studi baru ini menjadi hadiah awal tahun 2026 bagi UIN Imam Bonjol Padang,” imbuhnya. Rektor Martin Kustati juga mengharapkan agar UIN Imam Bonjol Padang terus dilibatkan dalam berbagai kegiatan LLDIKTI, terutama yang berkaitan dengan pengembangan program studi umum.







