Pasaman – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mendorong optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keumatan yang dinamis, melampaui peran tradisionalnya sebagai tempat ibadah salat. Penekanan ini disampaikan saat Safari Ramadan 1447 H/2026 yang dipimpinnya di Masjid Nurul Huda Tampang, Kecamatan Lubuk Sikaping, pada Minggu (22/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Vasko Ruseimy menyoroti potensi besar masjid-masjid di Sumatera Barat yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap masjid-masjid megah yang seringkali hanya berfungsi sebagai tempat salat. “Di Sumbar ini banyak saya lihat masjid-masjid yang megah dan mewah, tapi kadang hanya difungsikan sebagai tempat ibadah salat, mestinya bisa lebih dioptimalkan untuk kegiatan keumatan lainnya,” ujar Vasko.
Vasko Ruseimy berharap Masjid Nurul Huda dapat menjadi model bagi masjid-masjid lain di Sumatera Barat dalam menghidupkan kegiatan keagamaan dan sosial. Menurutnya, masjid seharusnya menjadi pusat pembinaan umat, mencakup penguatan ibadah, pembinaan generasi muda, dan kegiatan sosial yang mempererat solidaritas masyarakat. “Saya ingin Masjid Nurul Huda ini bisa menjadi simbol percontohan untuk masjid-masjid lain di Sumbar. Bukan hanya bangunannya yang bagus, tapi juga aktivitasnya yang hidup,” tegasnya.
Lebih lanjut, Vasko Ruseimy menjelaskan bahwa masjid yang aktif dapat menjadi penggerak semangat keislaman dan wadah bagi kegiatan kepemudaan. Ia menekankan pentingnya masjid sebagai tempat yang mendorong semangat keislaman dan kegiatan positif bagi generasi muda. “Masjid ini harus jadi masjid percontohan. Tempat yang mendorong ghirah dan semangat keislaman, termasuk kegiatan kepemudaan. Kalau masjid hidup, insyaallah masyarakatnya juga kuat,” ucapnya.
Safari Ramadan ini menjadi momen refleksi bagi Vasko Ruseimy, yang hampir satu tahun menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Barat. Ia menyampaikan bahwa kunjungan ke masjid-masjid adalah upaya untuk menjaga kebersamaan dan silaturahmi, yang menjadi fondasi kekuatan Sumatera Barat. “Kurang lebih hampir setahun kami dilantik. Kami ingin hadir langsung ke masjid-masjid yang menjaga kebersamaan dan silaturahmi. Dari sinilah kekuatan Sumbar dibangun,” tuturnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan bantuan sebesar Rp50 juta dan 40 mushaf Al-Qur’an kepada Masjid Nurul Huda. Kegiatan Safari Ramadan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, di mana Vasko Ruseimy juga menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari masyarakat serta sajian kuliner khas Pasaman saat berbuka puasa.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui kegiatan Safari Ramadan ini menegaskan komitmennya untuk terus mendorong masjid sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan karakter generasi muda di daerah, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan sosial masyarakat.







