News

Wawako Padang Tekankan Keluarga sebagai Fondasi Pendidikan Matamuda

26
×

Wawako Padang Tekankan Keluarga sebagai Fondasi Pendidikan Matamuda

Sebarkan artikel ini
matamuda-man-3-padang-dibuka-wawako-maigus-nasir,-penting-untuk-pembinaan-mental-dan-spritual 
Matamuda MAN 3 Padang Dibuka Wawako Maigus Nasir, Penting untuk Pembinaan Mental dan Spritual 

Padang – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan keluarga harus menjadi fondasi utama pendidikan saat membuka Masa Taaruf Murid Madrasah (Matamuda) MAN 3 Kota Padang, Senin (13/7/2026). Orientasi bagi ratusan siswa baru itu disiapkan untuk mengenalkan lingkungan madrasah sekaligus membangun kesiapan mental dan spiritual sejak awal.

Maigus menilai pembinaan pada fase awal sangat menentukan kesiapan anak menghadapi masa depan. Ia juga mengingatkan orang tua agar tidak menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pengasuhan kepada sekolah.

“Kunci kesuksesan pendidikan itu adalah di rumah tangga. Jadi bagaimana pola asuh, bagaimana pola pendidikan dalam keluarga itu sangat menentukan. Setelah itu baru sekolah, dan yang ketiga lingkungan,” ujarnya.

Menurut dia, pandangan itu sejalan dengan program strategis Pemerintah Kota Padang, Smart Surau, yang menghubungkan tiga ranah pendidikan. Program tersebut meliputi pendampingan keluarga, pembentukan modal sosial lewat ibadah bersama di masjid, dan dukungan terhadap proses belajar di sekolah.

Pemko Padang juga telah menyiapkan pengaturan jadwal harian yang seimbang untuk menekan stres anak. Skema itu mencakup waktu pulang sekolah, istirahat, serta kegiatan bimbingan belajar atau mengaji di masjid lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Kepala MAN 3 Padang Marliza menyebut Matamuda berlangsung selama empat hari, mulai Senin (13/7) hingga Kamis (16/7). Pada tahun ajaran ini, jumlah siswa baru mencapai 200 orang, lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.

Marliza mengatakan materi yang diberikan telah disusun secara menyeluruh. Selain kurikulum dan cara belajar efektif, siswa juga mendapat pembekalan tentang bahaya narkoba, perundungan, dan penyakit masyarakat.

Para siswa baru juga mendapat latihan kedisiplinan fisik melalui materi Peraturan Militer Dasar dan baris-berbaris. Kegiatan itu berlangsung dengan pendampingan personel Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal).