Padang – Peluncuran buku otobiografi H. Zainal Bakar menjadi wadah bagi tokoh masyarakat Sumatera Barat untuk mengenang jasa-jasa almarhum. Acara yang diinisiasi oleh Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Sumatera Barat bersama ahli waris almarhum, yang diwakili oleh putranya, Prof. Dr. Ir. Is Prima Nanda, ST., MT, ini berlangsung di Auditorium Gubernuran, Jalan Sudirman, Padang, pada Rabu pagi, 3 September 2025.
Momentum peluncuran buku ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengapresiasi perjalanan hidup H. Zainal Bakar, tetapi juga sebagai sarana untuk merefleksikan kontribusinya yang signifikan bagi pembangunan Sumatera Barat. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Anggota DPD RI H. Irman Gusman, Bupati Padang Pariaman Jhon Kenedy Azis, Rektor Universitas Andalas (Unand) Efa Yonnedi, Ph.D., serta keluarga besar almarhum Zainal Bakar yang dipimpin oleh putra sulungnya, Prof. Dr. Ir. Is Prima Nanda, ST., MT. Kehadiran tokoh-tokoh ini menunjukkan betapa besar pengaruh dan rasa hormat masyarakat terhadap almarhum.
Selain itu, turut hadir pula Ketua PWRI Sumbar Drs. Syafrizal Ucok, MM., Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar Dt. Nan Sati, mantan Wakil Gubernur Sumbar Prof. Fachri Ahmad, mantan Anggota DPR RI Guspardi Gaus, pakar hukum Prof. Elwi Danil, mantan Wakil Rektor Unand Dr. Insannul Kamil, pamong senior H. Rajuddin Noeh, Aristo Munandar, dan Asroel Masoed, politisi H. Masful, Sekretaris DPW PKDP Sumbar Hendra, serta anggota Kerta PWRI dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya.
Ketua PWRI Sumbar, Drs. Syafrizal Ucok, MM Dt. Nan Batuah, dalam sambutannya mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok H. Zainal Bakar, yang dipandangnya sebagai seorang pamong panutan dengan sejarah hidup yang kaya dan inspiratif. Ia mengisahkan bahwa almarhum memulai karirnya dari bawah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Agam, hingga mencapai puncak karir sebagai Sekretaris Wilayah Daerah (Sekwilda) Sumbar. Kemudian, almarhum mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk menjabat sebagai Wakil Gubernur dan selanjutnya menjadi Gubernur Sumbar pada periode 2000-2005. Syafrizal Ucok Dt. Nan Batuah mengenang, “Zainal Bakar di Pemprov Sumbar merasakan kepemimpinan almarhum yang tegas, lurus dan merakyat. Tidak ada sekat atasan dan bawahan yang kami rasakan, bahwa ada pameo dikalangan pegawai kalau sudah dimarahi Pak Zainal itu tanda sayang dan perhatiannya serta siap-siap saja mendapatkan promosi pada waktunya.”
Sebagai representasi dari keluarga almarhum Zainal Bakar, Prof. Dr. Ir. Is Prima Nanda, ST., MT, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara peluncuran buku otobiografi ini. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi, Anggota DPD RI Irman Gusman, Rektor Unand, sahabat dan mantan staf almarhum, serta penulis buku otobiografi ini, Firdaus Abie.
Acara peluncuran buku ini juga dimeriahkan dengan sesi bedah buku yang dipandu oleh wartawan senior Hasril Chaniago. Tiga tokoh tampil sebagai pembahas, yaitu Anggota DPD-RI H. Irman Gusman, Mantan Wagub Prof. Dr. Fachri Ahmad, dan Prof. Dr. Elwi Danil. Sementara itu, tiga tokoh lainnya memberikan tanggapan, yaitu Syofyan, SH. Dt. Bijo, Dr. Ir. Insannul Kamil, dan H. Masful.
Gubernur Sumbar H. Mahyeldi, SP, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas peluncuran buku otobiografi H. Zainal Bakar, SH. yang berjudul “Menapak dari Bawah Melangkah Hingga Puncak”. Ia berharap, buku ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terus berjuang dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah dan bangsa.







