Padang – Pemerintah Kota Padang bersama pemerintah pusat menunjukkan sinergi dalam upaya percepatan pemulihan kondisi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Bentuk konkret dari upaya ini adalah penyaluran bantuan yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dengan pendampingan dari Wali Kota Padang, Fadly Amran, pada hari Minggu (30/11/2025).
Fokus utama dari bantuan yang disalurkan adalah pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terdampak, termasuk penyediaan pangan dan perlengkapan esensial lainnya. Prioritas diberikan kepada warga yang terpaksa mengungsi akibat banjir dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Pemerintah menargetkan agar bantuan ini dapat segera memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak, sehingga meringankan beban yang mereka alami.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam memantau secara seksama kondisi masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, prioritas utama saat ini adalah memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi seluruh warga yang membutuhkan. “Kita ingin memastikan masyarakat yang terdampak banjir tetap mendapatkan pasokan pangan yang aman dan cukup. Karena itu, pemerintah pusat dan daerah harus bergerak bersama agar proses penanganan berjalan cepat,” ujar Zulkifli Hasan.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, memberikan laporan terkini mengenai situasi warga yang terdampak banjir. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Padang telah mengambil langkah-langkah cepat sejak awal kejadian, termasuk evakuasi warga, pendistribusian bantuan, dan peningkatan layanan lapangan secara intensif. Langkah-langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap kebutuhan mendesak warga yang terdampak.
Fadly Amran juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah pusat dalam penanganan bencana ini. “Alhamdulillah, hari ini kita bersama Menko Pangan meninjau langsung kondisi di lapangan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Kita berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan,” kata Fadly Amran.
Sebagai bagian dari upaya penanganan darurat, Pemerintah Kota Padang telah mendirikan sejumlah posko tanggap darurat yang berfungsi sebagai pusat koordinasi dan penyaluran bantuan. Selain itu, dapur umum telah disiapkan untuk menyediakan makanan siap saji bagi para pengungsi dan warga terdampak. Pemerintah juga memastikan ketersediaan air bersih melalui hidran umum, sebagai langkah antisipasi untuk memenuhi kebutuhan sanitasi dan kebersihan. Langkah-langkah ini diambil untuk memperkuat koordinasi penanganan di lokasi pengungsian dan wilayah-wilayah yang terdampak.
Dengan sinergi yang terjalin antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai sektor terkait, diharapkan proses pemulihan bagi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Pemerintah berharap agar warga dapat segera kembali beraktivitas dengan aman dan kondisi kehidupan dapat kembali normal secepat mungkin, sehingga masyarakat dapat kembali membangun kehidupan mereka.







