Padang – Minangkabau Open Swimming Championship 2026 Sumatera ke-4 resmi dibuka di Kota Padang, Selasa (20/1/2026), sebagai wujud komitmen daerah dalam memajukan olahraga renang di tingkat Sumatera. Kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi pembinaan atlet muda.
Sebanyak 311 atlet renang junior dari berbagai provinsi di Sumatera berpartisipasi dalam kompetisi ini, dengan tujuan meraih medali dan Piala Wali Kota Padang. Partisipasi ratusan atlet ini mencerminkan antusiasme yang besar terhadap olahraga renang di kalangan generasi muda Sumatera, sekaligus menjadi indikator keberhasilan program pembinaan atlet usia dini.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara langsung membuka kejuaraan renang yang bertempat di Kolam Renang Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP). Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan ini. “Kejuaraan ini merupakan ruang pembinaan nyata bagi generasi muda,” ujarnya, menekankan pentingnya ajang ini dalam pengembangan potensi atlet muda.
Fadly Amran juga menyampaikan harapan agar Kota Padang tidak hanya dikenal sebagai penyelenggara yang baik, tetapi juga mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional hingga internasional. Ia juga mengapresiasi antusiasme para atlet dan keseriusan panitia dalam menyelenggarakan kejuaraan ini. Menurutnya, tingginya jumlah peserta mencerminkan meningkatnya minat dan kualitas pembinaan olahraga renang, khususnya di Kota Padang dan Sumatera Barat. “Insya Allah, kejuaraan ini akan terus menjadi agenda rutin tahunan,” imbuhnya, menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus mendukung pengembangan olahraga renang.
Ketua Umum Akuatik Kota Padang, Iskandar, menyoroti Minangkabau Open Swimming Championship sebagai kesempatan emas bagi atlet renang Sumatera Barat untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman bertanding. Ia berharap kejuaraan yang berlangsung hingga 22 Januari 2026 ini dapat menjadi wadah pembibitan atlet potensial, sekaligus memperkuat posisi Kota Padang sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga renang di Sumatera. “Kehadiran peserta lintas provinsi menghadirkan tantangan dan atmosfer kompetisi yang lebih ketat dan berkualitas,” pungkasnya, menandaskan pentingnya kompetisi ini dalam meningkatkan kualitas atlet.







