Salido – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Kota Salido, Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Senin (22/12/2025) pagi, mengakibatkan seorang wanita lanjut usia (lansia) dengan inisial IT (65) meninggal dunia.
Diduga, kondisi kesehatan korban yang menderita stroke menjadi faktor penghambat dalam upaya penyelamatan diri.
Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan, meninggalkan puing-puing yang menghitam dan kesedihan mendalam bagi keluarga serta masyarakat sekitar.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut berupaya memberikan pertolongan dengan peralatan seadanya, namun besarnya api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Mulyandri, mengonfirmasi kejadian tersebut dan memberikan keterangan mengenai kronologi kejadian. Mulyandri mengatakan, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.
“Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Korban bernama IT, berusia 65 tahun, dan diketahui merupakan penderita stroke,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Mulyandri menjelaskan bahwa berdasarkan informasi sementara, api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah.
“Dalam kondisi tersebut, korban diduga tidak mampu menyelamatkan diri hingga meninggal akibat kebakaran,” jelasnya.
Setelah api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran, jenazah IT ditemukan di lokasi kejadian. Saat ini, pihak berwajib tengah melakukan penyelidikan intensif untuk menentukan penyebab pasti dari kebakaran tersebut.
“Korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang,” katanya.
Tragedi ini menyoroti pentingnya peningkatan kesadaran dan tindakan preventif terhadap potensi kebakaran, terutama bagi keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan keterbatasan fisik.
Diharapkan pemerintah daerah dapat memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga korban yang berduka.
Selain itu, sosialisasi mengenai pencegahan kebakaran kepada masyarakat luas perlu ditingkatkan, serta mendorong kesadaran akan pentingnya memiliki alat pemadam api ringan (APAR) di setiap rumah sebagai langkah antisipasi awal.







