Padang – PT Hutama Karya (Persero) mengimbau para pengguna Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) untuk tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan, meskipun arus balik Lebaran 2026 menunjukkan tren penurunan volume kendaraan setelah mencapai puncaknya pada H+5. Data terbaru menunjukkan bahwa lalu lintas di beberapa ruas tol masih padat dibandingkan hari-hari normal.
Berdasarkan laporan yang dirilis oleh PT Hutama Karya (Persero), tercatat sebanyak 196.829 kendaraan melintasi berbagai ruas tol yang beroperasi pada tanggal 26 Maret 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 115,95 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas harian pada kondisi normal.
Lonjakan volume kendaraan terlihat jelas di beberapa ruas tol. Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 mengalami kenaikan sebesar 324,18 persen dengan total 12.738 kendaraan. Sementara itu, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mencatat peningkatan sebesar 251,51 persen dengan 16.433 kendaraan. Ruas Tol Padang–Sicincin juga mengalami kenaikan signifikan, yaitu sebesar 212,44 persen dengan 6.680 kendaraan yang melintas.
Di wilayah Sumatera Utara, Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat mencatat 41.373 kendaraan, atau naik 166,32 persen. Tol Indrapura–Kisaran dilintasi oleh 19.006 kendaraan, menunjukkan kenaikan sebesar 129,93 persen.
Untuk wilayah Sumatera bagian selatan, Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung mencatat 24.275 kendaraan yang melintas, atau naik 81,36 persen. Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih mencatat 24.786 kendaraan, naik 92,63 persen.
Ruas tol fungsional juga menunjukkan pergerakan yang cukup tinggi. Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 dilalui oleh 5.048 kendaraan, sementara Tol Palembang–Betung mencatat 5.542 kendaraan.
Sebagai langkah antisipasi, PT Hutama Karya telah menyiagakan petugas di lapangan, menyediakan sarana operasional yang memadai, serta melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran dan keselamatan para pengguna jalan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk senantiasa mengutamakan keselamatan selama berkendara,” ujar perwakilan PT Hutama Karya dalam keterangan resminya. Perusahaan juga menekankan pentingnya perencanaan perjalanan yang matang, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, menjaga jarak aman antar kendaraan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta beristirahat yang cukup apabila merasa lelah.







