Padang – Banjir bandang yang menerjang Sumatra Barat pada Kamis (27/11/2025) telah mendorong anggota DPR RI, Andre Rosiade, untuk terjun langsung ke lapangan. Politisi tersebut memimpin aksi kemanusiaan sebagai respons atas dampak signifikan yang dirasakan oleh ratusan ribu warga.
Bencana ini diakibatkan oleh curah hujan ekstrem yang menyebabkan sungai meluap dan membawa material dari daerah hulu. Andre Rosiade, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP IKM, segera tiba di BIM Padang Pariaman dan berkoordinasi dengan Sekjen DPP IKM, Bradity Moulevey (Uda Levi), untuk merumuskan strategi penanganan darurat.
Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak, Andre Rosiade memutuskan untuk menangguhkan sementara tugasnya sebagai Wakil Ketua Komisi 6 DPR RI. Di lokasi bencana Tabing Banda Gadang, ia berinteraksi langsung dengan warga, menyalurkan bantuan berupa nasi bungkus, serta berdialog dengan didampingi oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, dan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.
Menanggapi keluhan warga mengenai tumpukan kayu dan lumpur yang menghambat aktivitas sehari-hari, Andre Rosiade berjanji akan menyediakan alat berat untuk membersihkan material tersebut. Ia menduga bahwa pembalakan liar menjadi penyebab utama terjadinya banjir bandang. Indikasi ini diperkuat dengan adanya tumpukan kayu yang terlihat di sepanjang pantai Air Tawar, yang menurutnya merupakan dampak negatif dari aktivitas ilegal tersebut.
Fokus utama Andre Rosiade pasca bencana adalah penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal logging yang diduga menjadi penyebab utama banjir bandang. Dalam pertemuan dengan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot, Andre Rosiade meminta agar aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku illegal logging. Kapolda Sumbar menyambut baik laporan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk melakukan investigasi lebih lanjut.
Ketua Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Adrian Tuswandi, memberikan penekanan pada perlunya penegakan hukum yang serius untuk mengatasi masalah ini secara komprehensif. Adrian Tuswandi menyatakan bahwa banjir bandang menjadi bukti nyata dari praktik ilegal logging yang selama ini menjadi perhatian.
Hingga Jumat (28/11/2025), Andre Rosiade terus bergerak ke berbagai lokasi terdampak banjir, termasuk Lumin Park, Kampung Berok Baru Siteba, Komplek Berindo, dan Unand Limau Manis. Tujuannya adalah untuk menemui dan memberikan bantuan kepada warga serta mahasiswa yang terpaksa mengungsi akibat bencana ini.







