www.domainesia.com
News

BIM Sibuk Layani Arus Balik: Penerbangan Melonjak, Jakarta Jadi Primadona

55
×

BIM Sibuk Layani Arus Balik: Penerbangan Melonjak, Jakarta Jadi Primadona

Sebarkan artikel ini
arus-balik-lebaran:-penerbangan-di-bim-melonjak,-dominasi-tujuan-jakarta
Arus Balik Lebaran: Penerbangan di BIM Melonjak, Dominasi Tujuan Jakarta

Pariaman – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mengalami lonjakan aktivitas penerbangan yang signifikan pada hari Sabtu, 28 Maret 2026, bertepatan dengan puncak arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 H. Peningkatan jumlah penerbangan ini menuntut kesiapsiagaan penuh dari seluruh elemen operasional bandara.

Lebih dari 30 jadwal penerbangan, meliputi keberangkatan dan kedatangan, mencerminkan tingginya tingkat mobilitas masyarakat yang memilih transportasi udara. Rute penerbangan menuju Jakarta menjadi yang paling diminati, sementara rute internasional seperti Kuala Lumpur dan Singapura juga memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap peningkatan lalu lintas penerbangan secara keseluruhan.

Menurut data yang dikumpulkan dari InJourney Airports, gelombang kedatangan penumpang telah dimulai sejak pagi hari. Penerbangan pertama yang tiba adalah Super Air Jet dari Jakarta pada pukul 07.00 WIB, diikuti oleh AirAsia dari Kuala Lumpur pada pukul 07.35 WIB, serta penerbangan dari berbagai kota lainnya seperti Batam dan Yogyakarta.

Untuk keberangkatan, Lion Air menjadi maskapai pertama yang melayani penerbangan menuju Jakarta pada pukul 06.05 WIB. Sepanjang hari, maskapai penerbangan seperti Super Air Jet, Citilink Indonesia, Garuda Indonesia, dan AirAsia secara bergantian melayani penumpang untuk rute domestik dan internasional.

Branch Communication & CSR BIM, Feni Lindriany, menyoroti bahwa peningkatan frekuensi penerbangan yang signifikan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengandalkan transportasi udara. “Pergerakan penerbangan hari ini sangat padat, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan, menunjukkan bahwa transportasi udara semakin diminati,” ujarnya.

Guna mengantisipasi kepadatan, Lindriany mengimbau seluruh penumpang untuk tiba di bandara lebih awal dari jadwal penerbangan yang telah ditentukan dan melakukan konfirmasi ulang terhadap detail penerbangan mereka. Langkah ini dianggap penting untuk menghindari potensi keterlambatan dan memastikan kelancaran proses keberangkatan.

Lonjakan penumpang pada puncak arus balik ini didorong oleh popularitas rute Jakarta. Namun, kontribusi rute internasional seperti Kuala Lumpur dan Singapura juga menambah tingkat kesibukan di BIM.

Manajemen BIM menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang optimal di tengah peningkatan volume penumpang ini. Berbagai upaya terus diimplementasikan untuk menjamin kelancaran operasional dan kenyamanan seluruh penumpang. “Karena ini diperkirakan adalah jadwal arus balik hari raya Idul Fitri 1447 H, sehingga penerbangan di BIM cukup padat,” kata Lindriany.

Pihak bandara juga mengimbau kepada seluruh penumpang untuk secara aktif memantau informasi terkini terkait jadwal penerbangan dan regulasi perjalanan yang berlaku. Dengan persiapan yang matang, diharapkan para pemudik dapat kembali ke aktivitas masing-masing dengan aman dan nyaman.