www.domainesia.com
News

BPBD Tanah Datar Imbau Warga Waspadai Banjir Bandang dan Longsor!

14
×

BPBD Tanah Datar Imbau Warga Waspadai Banjir Bandang dan Longsor!

Sebarkan artikel ini
bpbd-tanah-datar-imbau-warga-waspada-banjir-dan-longsor
BPBD Tanah Datar Imbau Warga Waspada Banjir dan Longsor

Batusangkar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Datar mengambil langkah proaktif dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan akan melanda wilayah tersebut. Peningkatan upaya mitigasi dan penyampaian imbauan kepada masyarakat menjadi fokus utama, mengingat prediksi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang masih akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Prioritas imbauan ditujukan kepada penduduk yang tinggal di kawasan rawan bencana, termasuk area di sekitar pohon besar, tepi sungai, dan lereng bukit. Topografi Tanah Datar yang didominasi perbukitan dan keberadaan banyak sungai meningkatkan risiko terjadinya banjir bandang dan tanah longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Tanah Datar, Ermon Revlin, menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama saat malam hari ketika pemantauan curah hujan menjadi lebih sulit. “Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, khususnya pada malam hari ketika curah hujan sulit dipantau,” ujar Ermon Revlin, pada hari Jumat (21/11/2025).

Selain itu, masyarakat diinstruksikan untuk segera melakukan evakuasi mandiri jika menemukan tanda-tanda bahaya seperti peningkatan debit air yang signifikan atau munculnya retakan tanah. Ermon Revlin menegaskan, “Jika melihat tanda-tanda kenaikan debit air atau retakan tanah, segera lakukan evakuasi mandiri dan laporkan kepada pihak nagari atau BPBD.”

Sebagai langkah preventif, BPBD Tanah Datar secara berkala memantau kondisi sungai yang berhulu di Gunung Marapi. Pemantauan ini dilakukan dengan menggunakan kamera Early Warning System (EWS) yang terhubung langsung ke posko induk kebencanaan. Selain itu, BPBD aktif melaksanakan kegiatan mitigasi di lapangan, termasuk pembersihan sungai yang dilakukan bersama Satgas PB Nagari Andaleh Baruh Bukik di Kecamatan Sungayang, khususnya di aliran Batang Sago.

Batang Sago, yang sumber airnya berasal dari Gunung Sago, mengalir melalui wilayah Andaleh, Tanjung Sungayang, dan kemudian bergabung dengan Batang Bangkahan yang berasal dari Gunung Marapi di Tanjung, Sungayang.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk secara aktif memantau informasi resmi yang dikeluarkan oleh BMKG dan pemerintah daerah terkait perkembangan cuaca terkini. Hal ini bertujuan agar masyarakat memiliki akses terhadap informasi yang akurat dan terpercaya, sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi potensi bencana.

Ermon Revlin menambahkan, “Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta tidak menyepelekan gejala awal terjadinya bencana. Kewaspadaan bersama dapat meminimalkan risiko yang terjadi.” Dengan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan, diharapkan dampak negatif dari bencana dapat diminimalkan secara signifikan.