Painan – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Painan menunjukkan respons cepat terhadap bencana banjir yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan dengan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak. Aksi ini merupakan implementasi dari Program BRI Peduli, yang menegaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya.
Fokus utama penyaluran bantuan adalah enam kecamatan yang paling parah terkena dampak banjir, meliputi Koto XI Tarusan, Bayang, Batang Kapas, Sutera, Lengayang, dan Linggo Sari Baganti. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako yang berisi kebutuhan dasar seperti beras, mi instan, telur, minyak goreng, biskuit, teh, gula, dan air mineral. Kegiatan distribusi bantuan ini telah dimulai sejak Rabu (26/11) dan direncanakan berlangsung hingga Minggu (30/11/2025).
Pimpinan Cabang BRI Painan, Helmi Shauman, menyampaikan bahwa inisiatif penyaluran bantuan ini diaktifkan setelah pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat banjir. Helmi Shauman mengatakan, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak banjir dan membantu mempercepat pemulihan kondisi,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, BRI berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan mendesak di lapangan. Sinergi ini dipandang krusial untuk menjamin efektivitas dan efisiensi distribusi bantuan.
Saat penyaluran bantuan di Kecamatan Sutera, tim BRI didampingi oleh sejumlah perwakilan pemerintah daerah, termasuk Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pessel, Mulyandri. Kehadiran perwakilan pemerintah daerah ini semakin memperkuat koordinasi dan pengawasan dalam penyaluran bantuan.
Helmi Shauman menekankan betapa pentingnya kerja sama antara sektor perbankan dan pemerintah daerah dalam menghadapi situasi darurat seperti ini. Helmi Shauman menuturkan, meskipun nilai bantuan tidak sebanding dengan kerugian yang dialami, namun diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga yang terdampak. “Walaupun nilai bantuan tidak sebanding dengan kerugian yang dialami warga, setidaknya dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga terdampak,” tuturnya.
Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim, memberikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan oleh BRI dalam membantu meringankan beban masyarakat. Risnaldi Ibrahim menilai, bantuan tersebut memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat yang terdampak banjir. “Kami berharap bantuan ini sampai kepada yang benar-benar membutuhkan. Semoga semangat kebersamaan ini tetap terjaga di tengah ujian yang sedang dihadapi masyarakat,” kata Risnaldi Ibrahim.
Risnaldi Ibrahim juga menambahkan, solidaritas lintas sektor terbukti sangat penting dalam menghadapi situasi darurat. Kerja sama yang terjalin antara BRI dan pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan di Pesisir Selatan, sehingga masyarakat dapat segera kembali beraktivitas normal.
BRI memastikan bahwa penyaluran bantuan akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat berlangsung. Program BRI Peduli dirancang untuk memberikan dukungan berkelanjutan kepada warga hingga fase pemulihan selesai, sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk selalu hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat yang membutuhkan.







