www.domainesia.com
News

Dalipp Galang Dana Online, Terobos Isolasi Banjir Bandang Palembayan dengan Bantuan

7
×

Dalipp Galang Dana Online, Terobos Isolasi Banjir Bandang Palembayan dengan Bantuan

Sebarkan artikel ini
konten-kreator-galang-bantuan,-salurkan-ke-daerah-terisolir-sumbar
Konten Kreator Galang Bantuan, Salurkan ke Daerah Terisolir Sumbar

Padang – Bencana banjir bandang yang menerjang wilayah Palembayan, Agam, pada Kamis (27/11/2025) telah memicu gelombang solidaritas dari berbagai elemen masyarakat. Rico Saptahadi, seorang konten kreator asal Minangkabau yang dikenal luas dengan nama Dalipp, turut mengambil peran aktif dalam menggalang bantuan bagi para korban melalui pemanfaatan platform media sosial.

Inisiatif kemanusiaan ini difokuskan untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang mengalami isolasi akibat dampak bencana alam. Kondisi lapangan yang menantang, seperti terputusnya akses jalan, gangguan sinyal komunikasi, serta pemadaman aliran listrik, menjadi penghambat utama dalam proses penyampaian informasi dan pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Sebagai individu yang memiliki ikatan emosional dengan Palembayan, Dalipp merasa terpanggil untuk mengoordinasikan bantuan melalui kekuatan media sosial. Ia membuka kanal donasi melalui platform Instagram dan berhasil mengumpulkan dana dengan nilai ratusan juta rupiah dalam kurun waktu yang relatif singkat. Dana yang terkumpul tersebut kemudian dialokasikan secara strategis untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban banjir bandang.

Dalipp menjelaskan bahwa upaya koordinasi bantuan ke Palembayan telah diintensifkan sejak dua hari terakhir. “Dua hari lalu, saya mulai koordinasi bantuan ke Palembayan,” ungkap Dalipp pada hari Selasa (2/12/2025). Ia menambahkan bahwa pemahaman yang mendalam mengenai kondisi geografis dan sosial wilayah Palembayan menjadi modal krusial dalam memastikan bantuan tersalurkan secara efektif. “Karena saya orang Palembayan, saya tahu persis kampung mana yang paling sulit dijangkau,” tuturnya.

Menyusul terputusnya akses jalan utama Padang-Bukittinggi, Dalipp mengambil langkah cepat untuk mencari jalur alternatif dalam mendistribusikan bantuan. Ia menjalin koordinasi dengan jaringan teman-temannya di Bukittinggi untuk mengalihkan rute penyaluran bantuan. Warga setempat kemudian berpartisipasi aktif dalam mendistribusikan bantuan menggunakan sepeda motor, menjangkau titik-titik terpencil yang sulit diakses oleh kendaraan besar.

Selain berfokus pada penyediaan kebutuhan logistik dasar, Dalipp juga memberikan perhatian khusus pada pemenuhan kebutuhan mendesak lainnya, seperti bahan bakar minyak (BBM), telur, makanan kering yang tahan lama, popok bayi (diapers), pembalut wanita, serta air mineral. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir bandang yang tengah berjuang menghadapi masa-masa sulit.

Upaya penggalangan dana yang diinisiasi oleh Dalipp mendapatkan dukungan luas dari berbagai kalangan, termasuk artis Minang yang berdomisili di Jakarta, Komo Riki, yang kemudian menghubungkannya dengan ulama terkemuka, Gus Miftah. Ulama tersebut memberikan kontribusi signifikan berupa bantuan sebesar Rp500 juta untuk membantu para korban banjir bandang di Palembayan.

Dalipp menegaskan betapa pentingnya pemanfaatan media sosial dalam mengoptimalkan koordinasi bantuan. “Kami manfaatkan sosial media untuk mengoordinasi semua,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa media sosial menjadi satu-satunya sarana yang efektif untuk menembus isolasi dan menjangkau para korban yang sangat membutuhkan uluran tangan. “Itu satu-satunya cara untuk menembus isolasi,” pungkasnya.