www.domainesia.com
News

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir, BMKG Imbau Warga Sumbar Waspada

78
×

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir, BMKG Imbau Warga Sumbar Waspada

Sebarkan artikel ini
sejumlah-das-yang-diterjang-galodo-kembali-meluap
Sejumlah DAS yang Diterjang Galodo Kembali Meluap

Padang – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada hari Minggu (14/12/2025) kembali memicu bencana banjir di berbagai wilayah di Sumatera Barat, menimbulkan kekhawatiran akan potensi terjadinya banjir bandang susulan.

Beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) yang sebelumnya telah terdampak banjir bandang dilaporkan kembali meluap, membawa serta material lumpur dan kayu dalam jumlah yang signifikan.

Di tengah situasi darurat ini, PT Semen Padang mengambil langkah cepat untuk memulihkan aksesibilitas yang terganggu akibat bencana.

Perusahaan tersebut mengerahkan sumber daya untuk membuka kembali akses jalan di Batu Busuk yang sempat terputus total akibat banjir.

Di Kota Padang, peningkatan debit air yang signifikan terjadi di DAS Batang Kuranji akibat curah hujan deras yang berlangsung terus-menerus sejak siang hari.

Kondisi ini mengharuskan warga yang berdomisili di kawasan hilir sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi air sungai yang keruh dan arus yang sangat deras.

Luapan air telah mulai merendam area permukiman yang berdekatan dengan bantaran sungai. Salah satu titik yang terdampak paling parah adalah Tabiang Banda Gadang, yang kembali tergenang akibat meluapnya air Batang Kuranji.

Situasi serupa juga terjadi di Kabupaten Agam, di mana DAS Batang Tumayo di Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, kembali meluap. Yusra, seorang warga Sungai Batang, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi tersebut.

“Dari pukul 12.00 sampai jam 15.00 sore tadi hujannya tidak reda-reda. Sungai Batang Tumayo kembali galodo,” tuturnya.

Masyarakat setempat semakin meningkatkan kewaspadaan karena Sungai Batang berada di jalur aliran material dari perbukitan di sekitar Danau Maninjau, yang sangat rentan terhadap longsor saat terjadi hujan deras.

Menanggapi kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Barat telah mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca pada Minggu (14/12) pukul 16.10 WIB.

Pihak BMKG memprediksi bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpotensi terjadi di berbagai wilayah.

Hujan lebat diperkirakan akan melanda Kabupaten Solok, Sijunjung, Padang Pariaman, Agam, Lima Puluh Kota, Pasaman, Dharmasraya, Solok Selatan, Pasaman Barat, serta Kota Padang dan Kota Pariaman.

Potensi cuaca ekstrem ini meluas hingga ke Kabupaten Pesisir Selatan, Tanah Datar, Solok, serta beberapa kecamatan di Agam, Pasaman, dan Padang Pariaman, termasuk kawasan hulu dan hilir DAS yang rawan terhadap banjir bandang.

BMKG memperkirakan kondisi cuaca ekstrem ini akan berlangsung hingga pukul 18.30 WIB.

Masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai dan wilayah yang rawan longsor diimbau untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di sekitar aliran sungai, dan segera mengungsi jika terjadi peningkatan debit air secara tiba-tiba.