www.domainesia.com
News

Dilantik Mendagri, Jon Firman Pandu Jabat Waketum Apkasi

37
×

Dilantik Mendagri, Jon Firman Pandu Jabat Waketum Apkasi

Sebarkan artikel ini
dilantik-mendagri,-jon-firman-pandu-jabat-waketum-apkasi
Dilantik Mendagri, Jon Firman Pandu Jabat Waketum Apkasi

Solok – Bupati Solok, Jon Firman Pandu (JFP), mendapatkan amanah baru sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), yang diharapkan dapat menjadi platform strategis untuk memperjuangkan kepentingan daerah-daerah yang selama ini merasa kurang diperhatikan oleh pemerintah pusat.

Pengukuhan JFP dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam rangkaian acara Musyawarah Nasional Apkasi yang berlangsung di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, pada hari Kamis (17/07/2025). Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lahat, Burah Zarnubi, secara resmi dilantik sebagai Ketua Umum Apkasi.

Menanggapi amanah yang baru diemban, Bupati Jon Pandu menegaskan komitmennya untuk berperan sebagai penghubung yang efektif antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Fokus utamanya adalah mewujudkan pembangunan yang adil dan merata, sehingga memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat di tingkat akar rumput. “Jabatan ini bukan untuk kebanggaan pribadi, tetapi sebagai peluang memperkuat perjuangan agar daerah bisa mendapat porsi perhatian yang layak di tingkat nasional,” kata Jon Pandu.

Lebih lanjut, JFP memiliki visi untuk mentransformasi Apkasi menjadi wadah kolaborasi yang dinamis dan produktif, melampaui sekadar forum seremonial. Ia mendorong terciptanya pertukaran inovasi antar daerah, mencakup berbagai bidang seperti pengembangan destinasi wisata, digitalisasi layanan publik, penerapan pertanian cerdas, serta penguatan ekonomi lokal.

Menurutnya, replikasi inovasi dapat menjadi strategi yang efektif untuk mempercepat kemajuan daerah tanpa harus memulai dari awal. Hal ini menjadi krusial di tengah keterbatasan anggaran nasional. “Replikasi inovasi adalah cara cepat memajukan daerah tanpa perlu merancang semuanya dari awal. Ini penting karena di tengah efisiensi anggaran nasional, daerah tidak boleh pasif. Diperlukan keberanian, strategi, dan jaringan kuat untuk menjemput program dan peluang dari pusat,” kata suami Nia itu.

Dengan mengusung visi “Dari Nagari untuk Negeri”, Jon Pandu meyakini bahwa perannya di Apkasi akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan daerah. Ia melihat Apkasi sebagai instrumen tambahan untuk memperjuangkan alokasi anggaran yang lebih besar, memperkuat peran daerah dalam pembangunan nasional, serta menyeimbangkan relasi kekuasaan antara pemerintah pusat dan daerah. “Jabatan ini akan berdampak langsung pada kemajuan nagari. Bukan sekadar menambah gelar di meja kerja,” kata Jon Pandu.

Selama menjabat sebagai Bupati Solok, Jon Pandu telah menunjukkan komitmennya dalam memajukan daerah melalui berbagai upaya, termasuk menjalin kerjasama aktif dengan pemerintah pusat di Jakarta. Selain itu, ia juga memanfaatkan platform media sosial untuk mempromosikan potensi daerah, khususnya sektor pertanian, kuliner, dan destinasi wisata, dengan tujuan menarik minat masyarakat luas untuk mengenal dan mengunjungi Solok. “Kita punya cita-cita besar untuk Solok, dari nagari untuk negeri dan dari desa untuk Indonesia raya,” tutup Jon Pandu.