www.domainesia.com
News

Galodo 5 Kali Terjang Pasar Maninjau, Warga Waspada!

128
×

Galodo 5 Kali Terjang Pasar Maninjau, Warga Waspada!

Sebarkan artikel ini
galodo-susulan-terjang-maninjau,-warga-diimbau-waspada
Galodo Susulan Terjang Maninjau, Warga Diimbau Waspada

Agam – Serangkaian galodo yang berulang menghantam Pasar Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Kamis (1/1), menyebabkan kerusakan signifikan dan meningkatkan kekhawatiran di kalangan warga. Peristiwa ini menambah daftar panjang bencana serupa yang telah melanda wilayah tersebut sejak dini hari, menuntut respons cepat dan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan masyarakat.

Bencana susulan terjadi sekitar pukul 16.20 WIB di sepanjang aliran Batang Aia Muaro Pisang, memperparah kerusakan yang disebabkan oleh material banjir berupa kayu, batu, dan lumpur. Kondisi ini tidak hanya menghambat upaya pemulihan yang sedang berlangsung, tetapi juga meningkatkan risiko bagi tim penanganan dan warga yang tinggal di sekitar sungai.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kabupaten Agam, Abdul Ghofur, mengungkapkan bahwa timnya menyaksikan langsung kejadian tersebut saat berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal. “Galodo ini sudah terjadi berulang sejak dini hari tadi. Dari pagi hingga sore ini sudah sekitar empat sampai lima kali kejadian,” jelasnya, menggambarkan frekuensi bencana yang mengkhawatirkan dalam satu hari.

Situasi semakin kritis ketika galodo kembali menerjang sekitar pukul 11.00 WIB, saat petugas masih melakukan pemantauan lapangan. Kejadian ini menunjukkan betapa tidak terduganya dan berbahayanya kondisi di lokasi bencana, menuntut kewaspadaan ekstra dari semua pihak yang terlibat dalam penanganan.

Data sementara dari BPBD Kabupaten Agam mencatat kerusakan parah pada sejumlah bangunan akibat terjangan material banjir. Empat unit rumah warga, tiga unit kedai atau warung, dan dua unit vila dilaporkan mengalami kerusakan berat. Kerugian materiil diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan pendataan yang masih berlangsung, mengingat potensi galodo susulan masih tinggi.

BPBD Kabupaten Agam bersama dengan unsur terkait lainnya terus melakukan pemantauan intensif di sepanjang aliran Batang Aia Muaro Pisang, berupaya untuk mengantisipasi dan merespons kemungkinan terjadinya bencana lanjutan. Upaya ini meliputi penyediaan informasi terkini kepada masyarakat, evakuasi warga dari daerah berisiko, dan penyaluran bantuan darurat.

Abdul Ghofur mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di dekat sungai. “Kami mengimbau masyarakat di sekitar aliran sungai agar tetap waspada dan menghindari aktivitas di dekat sungai, karena kondisi masih labil dan berpotensi terjadi galodo susulan,” tegasnya, menekankan pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi ancaman bencana.

Meskipun tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, BPBD Kabupaten Agam menekankan pentingnya kesiapsiagaan warga dalam menghadapi kemungkinan bencana lanjutan. Kondisi cuaca yang tidak menentu dan potensi hujan deras menjadi faktor risiko yang perlu diwaspadai, mengingat dapat memicu terjadinya galodo susulan.

Pemerintah daerah terus berupaya untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada warga terdampak, serta melakukan langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang. Upaya ini mencakup penyediaan tempat tinggal sementara, bantuan logistik, dan perencanaan jangka panjang untuk mengurangi kerentanan wilayah terhadap bencana alam. Pemerintah juga berencana untuk melakukan kajian mendalam terhadap penyebab utama galodo dan mencari solusi permanen untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.