Bukittinggi – Bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat telah memicu berbagai aksi solidaritas, salah satunya datang dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Bukittinggi. Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak longsor di kawasan Ngarai Sianok, partai tersebut menyalurkan bantuan logistik dengan harapan dapat meringankan beban mereka yang tengah menghadapi kesulitan.
Pada hari Jumat, 5 Desember 2025, kantor DPC Gerindra di Jalan Pemuda No. 15, Kota Bukittinggi, menjadi pusat kegiatan pengumpulan dan pengangkutan bantuan. Kader-kader partai terlihat bergotong royong menyiapkan paket sembako yang terdiri dari beras 10 kilogram, telur ayam, minyak goreng, dan mie instan. Bantuan tersebut kemudian diangkut menggunakan mobil bak terbuka untuk didistribusikan langsung kepada warga Kelurahan Bukittinggi Cangang Kayu Ramang (BCKR) yang terdampak longsor di sekitar Ngarai Sianok.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pengurus dan petinggi DPC Gerindra, termasuk Sekretaris DPC Reki Afriano, Bendahara DPC Frengki Marta, serta Benni Yusrial, Yundri Refno Putra, Sabirin Rahmat, dan Yon Eka Putra. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen partai dalam memberikan dukungan nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan disalurkan langsung kepada warga yang terdampak di RW. 1 dan RW. 5, di mana terdapat 11 Kepala Keluarga (KK) yang mengalami dampak langsung dari bencana longsor. Inisiatif ini merupakan instruksi langsung dari Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bukittinggi, Erman Safar, yang menekankan pentingnya kepedulian partai terhadap masyarakat.
Dalam prosesi penyerahan bantuan, Sekretaris DPC Partai Gerindra, Reki Afrino, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa warga. “Penyerahan bantuan ini bagian dari kepedulian DPC Partai Gerindra kepada warga yang terdampak. Kami mengucapkan banyak maaf atas ketidakhadiran Ketua DPC Partai Gerindra, Erman Safar karena sedang berada di Jakarta,” ucapnya, menjelaskan alasan ketidakhadiran ketua partai.
Benni Yusrial, yang turut hadir, menyampaikan harapannya agar warga yang terdampak diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini. “Bantuan diberikan pada hari ini mudah-mudahan dapat meringankan bapak dan ibuk yang tengah mendapat musibah,” tuturnya, seraya berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat.
Penyaluran bantuan juga menyasar RT. 2/ RW. 3, di mana terdapat 17 Kepala Keluarga (KK) yang juga terdampak bencana longsor. Hal ini menunjukkan bahwa DPC Gerindra berupaya menjangkau seluruh warga yang membutuhkan bantuan.
Asni (56), seorang warga RT. 1/RW. 5, mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh DPC Partai Gerindra. “Kami tidak ada biaya untuk pindah guna mengontrak rumah. Di rumah ini tinggal 2 KK dengan jumlah 5 orang, dua anak perempuan, satu menantu serta satu orang cucu,” sebutnya, menggambarkan kondisi sulit yang dialaminya. Asni, yang telah tinggal di bibir Ngarai Sianok sejak tahun 1985, berharap adanya bantuan biaya sewa rumah dari pemerintah. “Uang untuk sewa rumah tidak ada, sehingga kami tetap bertahan tinggal di sini,” ungkapnya, menyoroti kebutuhan mendesak akan tempat tinggal yang aman.
Pergerakan tanah di bibir Ngarai Sianok, tepatnya di Kelurahan Bukit Cangang Kayu Ramang (BCKR), Kecamatan Guguk Panjang, pada Senin, 24 November 2025, telah menyebabkan sejumlah warga terpaksa diungsikan sementara waktu demi keselamatan mereka. Kondisi ini semakin memperburuk keadaan ekonomi warga yang sebagian besar berpenghasilan rendah. Bantuan dari berbagai pihak, termasuk dari Partai Gerindra, menjadi sangat krusial dalam meringankan beban hidup mereka di tengah situasi yang sulit ini, sekaligus menyoroti perlunya solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah pergerakan tanah di kawasan tersebut.







