Padang – Institut Teknologi Padang (ITP) meluluskan 165 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan dalam Wisuda ke-84 yang digelar di Grand Ballroom The ZHM Premier Hotel, Jalan M. Thamrin Nomor 27 Padang, Senin (25/5/2026).
Rektor ITP Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM menegaskan, prosesi wisuda tersebut menjadi bukti komitmen kampus dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global.
Maidiawati mengatakan, wisuda bukan hanya momen kebanggaan bagi lulusan dan keluarga, tetapi juga cerminan bahwa ITP terus menghadirkan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
“Pada hari ini Institut Teknologi Padang dengan bangga meluluskan sebanyak 165 orang wisudawan dan wisudawati, terdiri dari 7 orang lulusan pascasarjana, 151 orang lulusan sarjana, 14 orang lulusan sarjana terapan, dan 1 orang lulusan sarjana muda,” ujarnya.
Ia menjelaskan, capaian akademik para lulusan juga menunjukkan kualitas pendidikan di kampus tersebut. Dari total wisudawan, delapan orang meraih predikat pujian, 119 orang sangat memuaskan, dan 35 orang memuaskan.
“Selain itu, selamat kepada lulusan yang berhasil menyelesaikan studi tepat waktu. Ini menjadi indikator kedisiplinan, ketekunan, dan kualitas proses pendidikan yang kita jalankan bersama,” katanya.
Hingga Wisuda ke-84, ITP telah melahirkan lebih dari 10.726 lulusan yang kini tersebar di berbagai sektor strategis. Berdasarkan tracer study tiga tahun terakhir, 16 persen alumni bekerja sebagai ASN, 6 persen di BUMN, dan 78 persen di sektor swasta.
“Ini bukan sekadar angka. Ini adalah bukti bahwa lulusan kita relevan, adaptif, dan dipercaya dunia kerja serta mampu memberikan dampak di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Sejumlah program studi, lanjutnya, juga mencatat serapan kerja yang tinggi di pemerintahan, BUMN, maupun swasta. Untuk Program Magister Teknik Sipil, seluruh lulusannya bahkan telah bekerja.
“Ini membuktikan bahwa usia dan keterbatasan waktu tidak menjadi penghambat untuk terus menambah ilmu dan meningkatkan kompetensi,” ujarnya.
Maidiawati juga menyampaikan, ITP terus memperkuat mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi dosen hingga jenjang doktor serta pengembangan program studi menuju akreditasi unggul.
Di sisi lain, kampus itu memperluas jejaring internasional lewat program student exchange, student mobility, dan kolaborasi riset dengan perguruan tinggi luar negeri. Pada Agustus 2026, ITP akan mengirim mahasiswa mengikuti perkuliahan satu semester di INTI International University.
“Program ini bertujuan memberikan pengalaman akademik internasional, memperluas wawasan global mahasiswa, serta membuka peluang melanjutkan studi ke luar negeri,” katanya.
ITP juga tengah menjajaki kerja sama dengan perguruan tinggi dan industri luar negeri untuk program double degree dan magang internasional, dengan dukungan Pemerintah Kota Padang melalui program Padang Pintar.
Tak hanya di bidang pendidikan, ITP juga ikut terlibat dalam pengembangan masyarakat melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Padang. Salah satunya pengembangan alat pengering ikan bagi masyarakat di Pasir Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah.
“Kami ingin memberikan dampak yang luas bagi masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kota Padang,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Maidiawati berpesan agar para wisudawan tidak berhenti belajar dan mampu menjadi pencipta peluang di tengah perubahan zaman.
“Jangan hanya menjadi pencari kerja, jadilah pencipta peluang, jadilah solusi. Teruslah belajar, beradaptasi, dan berinovasi. Karena dunia akan terus berubah, dan hanya mereka yang siap berubah yang akan mampu bertahan dan unggul,” pungkasnya.
Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang, Ampri Satyawan, S.E., Akt., M.M, menilai tantangan dunia kerja kini semakin ketat. Namun, ia melihat peluang bagi lulusan teknik yang kompeten, adaptif, dan inovatif juga semakin terbuka luas.
“Dunia hari ini membutuhkan bukan hanya pencari kerja, tetapi pencipta solusi. Dan saya percaya, lulusan ITP memiliki kapasitas untuk menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan masa depan tersebut,” ujarnya.
Wisuda itu turut dihadiri Kepala LLDikti Wilayah X yang diwakili Taufik, S.Sos, Wali Kota Padang yang diwakili Syahrial Kamat, Ketua Pembina YPTP Drs. H. Zulfa Eff Uli Ras, M.Pd, anggota Pengawas YPTP M. Nurnas, ST, serta Sekretaris YPTP Ir. Drs. Anrinal.







