www.domainesia.com
News

KONI Sumbar Anugerahi Munandar Maska dan Thio Hok Seng

3
×

KONI Sumbar Anugerahi Munandar Maska dan Thio Hok Seng

Sebarkan artikel ini
koni-sumbar-anugerahi-penghargaan-kehormatan-untuk-almarhum-munandar-maska-dan-thio-hok-seng
KONI Sumbar Anugerahi Penghargaan Kehormatan untuk Almarhum Munandar Maska dan Thio Hok Seng

Padang – KONI Sumatera Barat memberikan penghargaan kehormatan kepada dua tokoh olahraga daerah, almarhum Drs. H. Munandar Maska dan almarhum Thio Hok Seng, sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan dedikasi mereka bagi kemajuan olahraga di Ranah Minang.

Penyerahan piagam dilakukan Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus bersama jajaran pengurus pada Kamis malam (15/5/2026) di dua rumah duka berbeda di Padang.

Piagam untuk Munandar Maska diserahkan di rumah duka Komplek Karya REI Sejahtera Blok C-25 Perumnas Belimbing dan diterima putranya, Fadhillurrahman. Prosesi itu turut disaksikan istri serta anak-anak almarhum.

Sementara itu, piagam untuk Thio Hok Seng diserahkan di Rumah Duka Hok Tek Tong (HTT), kawasan Pondok, Padang. Penghargaan diterima anak almarhum, Pretty Mery dan Christopher, dengan disaksikan Monica Yaputra selaku istri almarhum serta adik almarhum, Thio Hok Gim.

Sejumlah tokoh olahraga hadir dalam penyerahan tersebut, termasuk mantan juara dunia Nanda Telambanua.

Dalam piagam yang diberikan kepada keduanya tertulis penghargaan atas jasa dan pengabdian mereka terhadap olahraga Sumatera Barat. “Atas nama insan olahraga Sumatera Barat memberikan penghargaan patriot olahraga asal Sumatera Barat. Terima kasih atas dedikasi dan pencapaian sepanjang hidup untuk mengharumkan nama Sumatera Barat di level nasional dan internasional,” demikian bunyi piagam bertanggal 13 Mei 2026 itu.

Hamdanus mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi besar kedua tokoh yang telah mengharumkan nama Sumatera Barat melalui prestasi dan pengabdian.

“Kami kehilangan dua tokoh besar olahraga Sumbar. Almarhum Munandar Maska dan Thio Hok Seng telah memberikan dedikasi luar biasa di bidangnya masing-masing. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan dan ucapan terima kasih insan olahraga Sumbar atas jasa-jasa beliau,” kata Hamdanus.

Ia menambahkan, warisan pengabdian keduanya tetap berlanjut melalui anak-anak mereka yang hingga kini masih aktif di dunia olahraga.

Fadhillurrahman, putra Munandar Maska, dikenal sebagai wasit karate nasional. Sementara Pretty Mery, putri Thio Hok Seng, tercatat sebagai atlet wushu Sumatera Barat.

“Ini membuktikan bahwa semangat olahraga dan pengabdian diwariskan dalam keluarga mereka. Apa yang telah diperjuangkan almarhum terus hidup dan diteruskan generasi berikutnya,” ujarnya.

Munandar Maska diketahui wafat saat bertugas sebagai wasit pada Kejuaraan Nasional Karate di Bandung, Jawa Barat. Ia sempat tidak sadarkan diri di arena pertandingan sebelum dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.05 WIB.

Selain dikenal sebagai wasit karate nasional, Munandar juga aktif sebagai ustaz dan pernah menjadi pengurus Masjid Raya Ganting, Padang.

Adapun Thio Hok Seng dikenal sebagai salah satu atlet angkat berat terbaik yang pernah dimiliki Sumatera Barat. Ia mengharumkan nama Indonesia lewat torehan tiga medali emas dunia.

Pada PON XI tahun 1985 di Jakarta, Hok Seng menyumbangkan medali emas untuk Sumbar. Prestasi internasionalnya berlanjut ketika ia meraih emas dunia di Lima, Peru, pada 1987 dan kembali mempertahankannya di Luksemburg pada 1988.

Tak hanya itu, Hok Seng juga mencatat rekor deadlift 226 kilogram di Jerman, yang semakin mengukuhkan namanya di kancah angkat berat internasional.

Di level nasional, ia kembali mempersembahkan emas bagi Sumbar pada PON berikutnya, sebelum cedera bahu kiri membuatnya batal tampil pada PON XV tahun 2000.