Padang – Peresmian Masjid Al Amin di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ulum, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, diharapkan menjadi pilar penting dalam pembentukan karakter santri yang berakhlak mulia. Keberadaan masjid ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan disiplin dan adab kolektif para santri.
Tokoh masyarakat Kota Padang sekaligus Pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Padang, Drs H Firdaus Ilyas, MM, menyoroti pentingnya optimalisasi fungsi Masjid Al Amin sebagai bagian integral dari gerakan smart surau. Ia mengharapkan masjid ini tidak hanya menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan generasi muda yang komprehensif.
Firdaus Ilyas menekankan bahwa realisasi fungsi masjid secara optimal memerlukan sinergi dari berbagai elemen, terutama pengurus Masjid Al Amin yang memiliki kompetensi dalam manajemen pengelolaan modern. Pengelolaan modern ini mencakup pemanfaatan teknologi terkini, pelayanan jamaah yang prima, pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan, serta partisipasi aktif komunitas dalam memakmurkan masjid.
Lebih lanjut, Firdaus Ilyas juga menyoroti urgensi menjaga kebersihan, keamanan, dan keindahan fasilitas masjid. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan kondusif bagi para jamaah dalam melaksanakan ibadah.
Firdaus Ilyas menyampaikan harapannya agar Masjid Al-Amin dapat menjadi pusat peradaban dan sosial ekonomi masyarakat, khususnya di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ulum. “Semoga Masjid Al-Amin dapat berfungsi optimal sebagai pusat ibadah sekaligus pusat peradaban dan sosial ekonomi masyarakat, paling tidak dilingkungan Ponpes Darul Ulum,” harapnya.
Masjid Al Amin sendiri merupakan wujud nyata dari donasi yang diberikan oleh keluarga almarhum Ali Amrin dan keluarga almarhum Amran. Peresmian masjid ini secara resmi dilakukan oleh Walikota Padang, Fadly Amran, pada hari Jumat (13/2/2026).







