www.domainesia.com
News

Naik 6 Kali Lipat, Anggaran Keagamaan Padang Fokus Pemberdayaan Masjid

105
×

Naik 6 Kali Lipat, Anggaran Keagamaan Padang Fokus Pemberdayaan Masjid

Sebarkan artikel ini
naik-6-kali-lipat,-anggaran-keagamaan-padang-fokus-pemberdayaan-masjid
Naik 6 Kali Lipat, Anggaran Keagamaan Padang Fokus Pemberdayaan Masjid

Padang – Pemerintah Kota Padang meningkatkan secara signifikan dukungan finansial untuk sektor keagamaan, dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 56 miliar. Peningkatan ini, yang mencapai enam kali lipat dari alokasi sebelumnya, ditujukan untuk memajukan program “Smart Surau” yang berfokus pada optimalisasi fungsi masjid dan musala sebagai pusat pembinaan umat yang komprehensif.

Wakil Walikota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan informasi ini pada saat pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Lubuk Kilangan, Rabu (31/12/2025). Beliau menjelaskan bahwa peningkatan anggaran ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah terhadap pemenuhan kebutuhan spiritual dan sosial masyarakat.

Anggaran yang dialokasikan akan diprioritaskan untuk mendukung berbagai program keagamaan yang telah direncanakan. Maigus Nasir mengatakan, alokasi dana ini akan digunakan untuk mendukung berbagai inisiatif. “Anggaran ini untuk mendukung berbagai program keagamaan, seperti Subuh Mubarakah, revisi kurikulum TPQ/TQA dan MDTA/MDTW, kegiatan remaja masjid, serta digitalisasi masjid,” katanya. Program-program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama, memperkuat kegiatan keagamaan di kalangan generasi muda, serta memanfaatkan teknologi untuk mempermudah akses terhadap informasi dan layanan keagamaan.

Pemerintah Kota Padang memberikan perhatian khusus pada peningkatan kesejahteraan guru TPQ/TQA dan MDTA/MDTW sebagai bagian dari prioritas penggunaan anggaran. Langkah ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para pendidik dalam membimbing generasi muda. Insentif yang diberikan akan disetarakan menjadi Rp 600.000 per bulan, bahkan pemerintah daerah juga memberikan insentif tambahan bagi guru yang mengajar pada malam hari.

Selain itu, Maigus Nasir mengumumkan peningkatan bantuan untuk masjid dan musala selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah mendatang. Melalui Program Safari Ramadhan, Pemko Padang akan meningkatkan bantuan untuk masjid menjadi Rp 40 juta dan musala menjadi Rp 25 juta. Langkah ini diharapkan dapat membantu masjid dan musala dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadhan, serta meningkatkan kenyamanan bagi jamaah yang beribadah.

Maigus Nasir menekankan visi pemerintah daerah untuk menjadikan masjid dan musala sebagai pusat pembinaan umat yang inklusif dan dinamis. Ia menegaskan pentingnya peran masjid dan musala dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan membangun kebersamaan di masyarakat. “Kami ingin masjid dan musala menjadi pusat pembinaan umat, tempat memperkuat nilai keagamaan, serta membangun kebersamaan masyarakat,” tegasnya saat pembukaan Muscab DMI Luki. Dengan dukungan anggaran yang memadai dan program-program yang terarah, diharapkan masjid dan musala dapat berperan lebih aktif dalam membentuk karakter masyarakat yang berakhlak mulia dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi.

Muscab DMI Kecamatan Lubuk Kilangan menjadi wadah penting untuk membahas program kerja dan pemilihan pengurus baru DMI Kecamatan Luki. Diharapkan pengurus baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan berkontribusi dalam memajukan kegiatan keagamaan di wilayah tersebut.