www.domainesia.com
News

Pemko Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir ke Rusunawa Demi Keselamatan

82
×

Pemko Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir ke Rusunawa Demi Keselamatan

Sebarkan artikel ini
fadly-amran-minta-warga-zona-rawan-banjir-relokasi-sementara-ke-rusunawa
Fadly Amran Minta Warga Zona Rawan Banjir Relokasi Sementara ke Rusunawa

Padang – Pemerintah Kota Padang mengambil langkah proaktif dalam memberikan perlindungan kepada warganya yang rentan terhadap dampak banjir, dengan menawarkan opsi relokasi sementara ke Rumah Susun Sewa (Rusunawa). Inisiatif ini merupakan respons terhadap ancaman cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan terjadi, dengan prioritas utama untuk menjamin keselamatan penduduk.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara langsung mengumumkan imbauan ini saat memimpin kegiatan gotong royong pascabanjir di Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, pada hari Minggu, 4 Januari 2025. Beliau menekankan pentingnya kesadaran dan kesediaan warga yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk sementara waktu direlokasi. Fadly Amran mengatakan, “Kepada masyarakat yang berada di zona bahaya, kami minta relokasi sementara terlebih dahulu. Laporan BMKG menunjukkan pertumbuhan awan hujan masih cukup tinggi beberapa hari terakhir.”

Sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menangani permasalahan ini, Rusunawa telah disiapkan sebagai lokasi relokasi sementara. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang terdampak banjir. Saat ini, tersedia 10 unit yang siap untuk dihuni.

Pemerintah kota telah menginstruksikan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) untuk segera melakukan perbaikan agar unit Rusunawa memenuhi standar kelayakan huni. Wali Kota Fadly Amran menjelaskan, “Saat ini tersedia 10 unit untuk relokasi sementara. Kami sudah menginstruksikan Dinas Perkim melakukan perbaikan agar unit Rusunawa nyaman ditempati selama masa relokasi. Kami kembali mengajak warga di kawasan rawan seperti Nanggalo bersedia direlokasi.”

Kepala Dinas Perkim Kota Padang, Raf Indria, menanggapi instruksi tersebut dengan menyatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat untuk mempersiapkan Rusunawa. Proses perbaikan dilakukan secara bertahap untuk memastikan semua unit dalam kondisi baik dan siap digunakan. Raf Indria mengatakan, “Saat ini 10 unit sudah bisa ditempati sambil dilakukan perbaikan ringan. Ke depan kami melanjutkan perbaikan unit lain yang membutuhkan penanganan lanjutan.”

Melalui upaya relokasi sementara ini, Pemerintah Kota Padang berupaya untuk meminimalisir potensi risiko yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem dan memberikan perlindungan yang optimal bagi seluruh warganya. Pemerintah daerah berharap inisiatif ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.